Bonus Bukan Hanya Apresiasi, LPTQ Kota Cirebon Tingkatkan Pembinaan Menuju MTQH ke-40

Bonus Bukan Hanya Apresiasi, LPTQ Kota Cirebon Tingkatkan Pembinaan Menuju MTQH ke-40

Pemberian Bonus sebagai Bentuk Apresiasi dan Motivasi

Pemberian bonus kepada qori, qoriah, dan pembina kafilah Kota Cirebon dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat tidak hanya sekadar bentuk apresiasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Cirebon dalam memperkuat pembinaan yang berkelanjutan menuju MTQH ke-40 mendatang.

Pada MTQH ke-39 yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung, kafilah Kota Cirebon berhasil meraih prestasi yang cukup menggembirakan. Mereka berhasil menorehkan juara harapan I, II, dan III, serta menempati peringkat ke-16 secara keseluruhan. Atas capaian tersebut, 7 qori dan qoriah serta 3 pembina kafilah mendapatkan bonus dari LPTQ Kota Cirebon sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi.

Daftar Penerima Bonus

Beberapa qori dan qoriah yang menerima bonus antara lain:

  • Haris Faisal Hilmi (Juara Harapan I cabang Karya Tulis Ilmiah Hadits)
  • Muhammad Abdul Adim (Juara Harapan II Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an)
  • Ilham Fauzi (Juara Harapan II Tilawah Remaja)
  • Syahril Roja (Juara Harapan II Kaligrafi Kontemporer Putra)
  • Febby Lisma Yanti (Juara Harapan III Kaligrafi Kontemporer Putri)
  • Devi Susanto (Juara Harapan III Kaligrafi Mushaf Putra)
  • Hikmatul Mufidah (Qiroat Sabah Murrotal Dewasa Putri)

Sementara itu, bonus juga diberikan kepada para pembina yang berperan penting dalam proses pembinaan, yaitu:

  • Dr. Fuad Nawawi, M.Ud (pembina KTIQ dan KTIH)
  • Ustaz Syarif Yamani (Qiroat Sabah Murrotal)
  • Ustaz Ohan Jauharudin, S.Ag.H (Khat Al-Qur’an Kontemporer)

Penjelasan Ketua Umum LPTQ Kota Cirebon

Ketua Umum LPTQ Kota Cirebon, Sutikno, menegaskan bahwa pemberian bonus ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen LPTQ dalam menjaga semangat para peserta dan pembina. Ia menekankan bahwa besar kecilnya bonus bukanlah hal utama, tetapi lebih pada bentuk apresiasi terhadap usaha dan dedikasi qori, qoriah, serta para pembina.

“Prestasi harapan I hingga III adalah modal penting untuk terus ditingkatkan,” ujar Sutikno.

Ia berharap, melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkesinambungan, prestasi kafilah Kota Cirebon dapat meningkat pada pelaksanaan MTQH ke-40 mendatang yang akan digelar di Kabupaten Garut.

Optimisme dari Ketua Harian LPTQ Kota Cirebon

Senada dengan Sutikno, Ketua Harian LPTQ Kota Cirebon, KH. Ahmad Yani, optimistis capaian prestasi Kota Cirebon dapat ditingkatkan. Menurutnya, pengalaman dan hasil yang telah diraih menjadi modal berharga untuk menatap MTQ berikutnya.

“Kita pernah menorehkan prestasi terbaik, bahkan pernah berada di peringkat 13. Insyaallah pada MTQH ke-40 nanti, Kota Cirebon bisa meraih hasil yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga berharap, bonus yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi mampu memacu motivasi seluruh kafilah untuk terus meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, dan keterampilan di masing-masing cabang lomba.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bersama agar para qori, qoriah, dan pembina semakin giat berlatih dan prestasi Kota Cirebon terus meningkat,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan