Bos Denza Umumkan Mobil Baru untuk Indonesia 2026


Denza D9 Sukses Besar di Indonesia

Sejak diluncurkan di Indonesia pada 22 Januari 2025, mobil listrik Denza D9 langsung mendapatkan sambutan yang luar biasa dari konsumen. MPV Listrik Premium asal Tiongkok ini berhasil mencatat angka penjualan yang sangat mengesankan. Hingga November 2025, Denza D9 telah mencetak wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) hingga 7.176 unit. Angka ini menjadikannya sebagai MPV Listrik Premium terlaris di Indonesia pada tahun 2025.

Penjualan Denza D9 berhasil melampaui sejumlah rivalnya dalam kategori MPV Listrik Premium seperti Maxus Mifa 9, Xpeng X9, dan VW ID.Buzz. Bahkan, penjualan model yang selama bertahun-tahun menjadi dominasi Toyota Alphard pun kalah telak. Pada periode Januari hingga November 2025, Toyota Alphard hanya mampu mencetak wholesales sebanyak 2.232 unit.


Kepemimpinan Denza D9 dalam pasar mobil listrik premium di Indonesia menunjukkan bahwa brand ini memiliki daya tarik yang kuat. Hal ini juga memicu rencana perluasan lini produk Denza untuk tahun 2026.

Eagle Zhao, President Director BYD Motor Indonesia, menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Denza akan membawa sejumlah mobil baru untuk konsumen Indonesia. Mudah-mudahan akan ada sedan, hatchback, SUV, atau bahkan off-road SUV yang akan kami perkenalkan di bawah brand Denza, ujarnya saat berbicara dalam acara Media Gathering 2025 di Sentul, Jawa Barat (11/12).

Menurut Zhao, model-model baru yang akan dirilis bukanlah hal yang mengejutkan, tetapi teknologi yang digunakan merupakan yang pertama diterapkan di Denza. Teknologi baru ini akan diterapkan atau dipakai di model-model baru Denza selanjutnya, tambahnya sambil tersenyum.


Jika melihat lini produk ekspor Denza untuk negara-negara setir kanan, salah satu kandidat kuat yang bisa masuk adalah Denza B5 atau Denza B8. Di Tiongkok, Denza B5 dikenal dengan nama Fangchengbao Bao 5 sedangkan Denza B8 dipasarkan dengan nama Fangchengbao Bao 8.

Kedua model tersebut merupakan Boxy SUV dengan mesin 1.500 cc Turbo yang menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Teknologi ini memberikan kombinasi antara performa mesin bensin dan kemampuan listrik yang efisien.

Bagaimana menurut teman-teman tentang kedua mobil ini? Apakah keduanya layak menjadi pilihan bagi konsumen Indonesia? Dengan pengalaman sukses Denza D9, penantian terhadap model-model baru ini semakin meningkat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan