BR-V Kehabisan Bensin di Jalan Layang MBZ, Disuntik 30 Liter di Tengah Macet

Kebiasaan Pengemudi yang Harus Diperhatikan

Ketika berada di jalan raya, terutama pada saat lalu lintas sedang padat, kebiasaan pengemudi bisa memengaruhi keamanan dan kelancaran perjalanan. Salah satu contohnya adalah kehabisan bahan bakar (BBM), yang bisa menyebabkan kemacetan dan bahaya bagi pengemudi serta pengguna jalan lainnya.

Pada suatu hari, sebuah mobil Honda BR-V mendadak berhenti di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) karena kehabisan bahan bakar. Kejadian ini terjadi ketika lalu lintas sedang sangat padat, sehingga membuat banyak pengguna jalan terkejut dan khawatir. Mobil tersebut berhenti di jalur aktif dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, yang dapat menimbulkan risiko kecelakaan jika tidak segera ditangani.

Respons Cepat dari Tim BBM

Untuk mengatasi situasi ini, tim motoris BBM PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) langsung bertindak cepat. Mereka tiba di lokasi kejadian dengan membawa tiga jerigen bahan bakar, masing-masing berisi 10 liter bensin. Total 30 liter BBM digunakan sebagai pengisian sementara agar kendaraan bisa kembali melaju hingga mencapai rest area terdekat.

Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah gangguan lalu lintas yang lebih besar di ruas layang tersebut. Tidak hanya itu, kehadiran tim motoris juga membantu menjaga kelancaran lalu lintas dan memberi rasa aman bagi pengemudi lainnya.

Kolaborasi Antara PT JJC dan PT Pertamina

Menurut Direktur Utama PT JJC, Hendri Taufik, penyiagaan kendaraan motoris BBM di Ruas Layang MBZ merupakan hasil kolaborasi antara PT JJC dan PT Pertamina. Ia menjelaskan bahwa layanan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan, terutama saat kondisi lalu lintas sedang padat.

"Respon cepat ini kami siapkan agar kendaraan yang kehabisan bahan bakar bisa segera tertangani," ujar Hendri. Ia juga menekankan bahwa selain membantu pengisian BBM, motoris juga disiagakan untuk menjangkau lokasi insiden dengan lebih cepat.

Peningkatan Volume Kendaraan Saat Libur Nataru

Pada Kamis, 25 Desember 2025, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Layang MBZ tercatat mencapai 44.211 kendaraan. Angka ini meningkat 81,68 persen dibanding lalu lintas normal. Sementara itu, arus kembali ke Jakarta juga naik 38,45 persen.

PT JJC pun mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan, kecukupan BBM, dan kesiapan pengemudi agar perjalanan libur Nataru tetap aman dan lancar.

Tips untuk Pengemudi Saat Liburan

Agar perjalanan tetap lancar dan aman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan oleh pengemudi:

  • Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan. Ini termasuk memeriksa ban, oli, dan sistem rem.
  • Isilah bahan bakar secara cukup, terutama jika akan melewati jalur yang jarang memiliki pompa bensin.
  • Siapkan peralatan darurat seperti selang air, alat pemangkas, dan senter.
  • Jangan mengemudi dalam keadaan lelah atau terlalu capek. Istirahat cukup adalah kunci keselamatan berkendara.
  • Ikuti aturan lalu lintas dan jangan terburu-buru saat mengemudi.

Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan keselamatan, pengemudi dapat menjalani perjalanan dengan nyaman dan aman.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan