
DELI SERDANG, nurulamin.pro - Seorang pria berinisial AG (25) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Kompos, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penganiayaan dipicu portal yang dibangun korban.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/10/2025) ketika AG bersama rekannya membuat portal sebagai bentuk protes terhadap truk overload yang kerap melintas.
"Mereka protes dengan truk overload yang lewat situ terus," kata Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat diwawancarai di Polsek Sunggal pada Sabtu (3/12/2025).
Bambang menambahkan, warga mengeluhkan truk tersebut menyebabkan kerusakan jalan.
Mediasi Gagal
Aksi AG memicu kemarahan warga yang berprofesi sebagai pekerja bongkar muat di gudang.
Sejumlah orang mendatangi AG, yang kemudian berujung pada cekcok. Suasana memanas dan kedua belah pihak dibawa ke kantor desa untuk mediasi.
Namun, upaya penyelesaian damai tersebut gagal.
"Tapi mediasi gagal karena tak ada titik temu. Kedua pihak cekcok lagi dan berujung korban dipukul. Lukanya di bagian wajah dan lainnya," ungkap Bambang.
Korban mengalami luka di bagian wajah dan bagian tubuh lainnya. Setelah kejadian, korban membuat laporan ke pihak kepolisian.
"Setelah itu korban buat laporan dan kami proses. Saat ini sudah ada tiga orang kami tetapkan menjadi tersangka. Tapi masih ada pelaku lain yang diburu," sambungnya.
Ketiga tersangka tersebut adalah Ahmad Faisal, Zakaria, dan Agus Syawalludin.
Berkas mereka sempat dilimpahkan ke kejaksaan, namun dikembalikan pada 20 Desember karena memerlukan keterangan lanjutan dari korban.
"Pemanggilan korban sudah kami lakukan 31 Desember tadi dia berhalangan untuk hadir. Ke depan kita akan lakukan panggilan kedua. Ya kita harap korban bisa kooperatif sehingga masalah ini dapat selesai," ujar Bambang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar