Buat Video Parodi Kritik Pemerintah, Yama Carlos Diteror dengan Paket Mencurigakan

Pengalaman Tak Menyenangkan Aktor Yama Carlos Pasca Unggah Video Parodi

Aktor ternama Yama Carlos mengungkap pengalaman yang tidak menyenangkan setelah memposting video parodi di media sosial. Video tersebut berisi sindiran terhadap kondisi Indonesia yang menurutnya sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Namun, unggahan itu justru berujung pada ancaman dan teror yang terus-menerus.

Dalam akun Instagram pribadinya, Yama Carlos membagikan kisah yang ia alami. Ia menyampaikan sindiran tajam mengenai kebebasan berekspresi di negara yang disebut-sebut sebagai negara demokrasi. "Selamat datang di suatu negara yang katanya negara demokrasi," tulisnya dalam sebuah unggahan.

Video parodi yang diposting oleh Yama Carlos mencoba menyampaikan kritik terhadap situasi saat ini. Namun, karena dianggap menyinggung pihak tertentu, ia terpaksa menghapus video tersebut. Ia mengaku tidak menyangka bahwa unggahan itu akan berujung pada intimidasi.

"Beberapa hari yang lalu saya posting video dan sudah saya take down," ujarnya. Ia menegaskan bahwa dalam video tersebut tidak ada penyebutan nama siapa pun. Namun, teror tetap ia terima setelah video itu beredar.

Yama Carlos juga mengungkap bahwa dampak dari teror itu tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Orang-orang di sekitarnya ikut terkena imbas, termasuk keluarga dari temannya. Ia menceritakan bahwa nomor telepon ibu dari salah satu temannya sempat diretas. Akses ke nomor tersebut baru bisa dipulihkan setelah video parodi miliknya dihapus dari media sosial.

"Video sudah saya take down dan langsung nomor ibunya dikembalikan saat itu juga," terangnya. Meski telah menghapus tidak kurang dari 12 konten video miliknya, Yama mengaku teror belum juga berhenti. Ia bahkan menerima kiriman barang dengan sistem cash on delivery (COD) ke rumahnya.

Barang-barang tersebut dikirim oleh kurir dan ojek online dengan nilai yang tidak sedikit, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. "Saya tetap mendapatkan kiriman barang COD yang nilainya lumayan besar," timpalnya.

Merasa dirugikan dan situasi semakin mengganggu, Yama Carlos menyatakan siap mengambil langkah hukum atas tindakan teror yang ia alami. Ia juga menyampaikan sindiran pedas terkait kebebasan berekspresi dan rasa aman di ruang publik.

"Yaudahlah kalau memang kalian punya backingan atau tidak punya bohir di belakang, posisi kalian tidak kuat, posting aja yang lucu-lucu deh. Nggak perlu nyenggol siapa pun atau kalau mau aman, bisa berada dalam lingkaran," sindir Yama Carlos.

Ia menutup pernyataannya dengan nada sarkastik yang kembali menyinggung makna demokrasi. "Ya bisa pertebal lagi ilmu manjangin lidah, jilat terus. Kalian pasti akan aman ya. Selamat datang di suatu negara yang katanya negara demokrasi," imbuhnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan