Buka Lapak di Momen 5 Rajab Sekumpul di Masjid Alkaromah, Humaniah Minta Izin Berjualan

Buka Lapak di Momen 5 Rajab Sekumpul di Masjid Alkaromah, Humaniah Minta Izin Berjualan

Momen 5 Rajab Sekumpul Menarik Perhatian Pedagang

Momen 5 Rajab Sekumpul yang dihadiri oleh jutaan umat Islam menjadi momen penting bagi banyak kalangan, termasuk para pedagang kaki lima. Di kawasan Martapura, para pedagang berbondong-bondong datang untuk mencari rezeki dengan membuka lapak jualan mereka. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Kalteng dan Kaltim, yang ingin memanfaatkan kesempatan ini.

Namun, keadaan tidak sepenuhnya mulus. Pengurus Masjid Al Karomah Martapura memberikan teguran kepada para pedagang yang ingin berjualan di dalam lingkungan masjid. Hal ini dilakukan karena khawatir mengganggu kenyamanan jamaah yang sedang beribadah.

Keluhan Pedagang yang Mengharukan

Salah satu pedagang yang mengalami kesulitan adalah Humaniah, warga Handil Bakti Kabupaten Batola. Ia merupakan salah satu dari puluhan pedagang kaki lima dan asongan yang ingin berjualan di sekitar Masjid Al Karomah Martapura. Tujuannya adalah untuk melayani para jamaah Haul Guru Sekumpul yang mulai berdatangan.

Humaniah meminta bantuan dari petugas Samapta Polres Banjar untuk bisa tetap berjualan di halaman masjid. Ia mengungkapkan bahwa ia harus berhutang terlebih dahulu untuk modal usaha. "Mohon dibantu Pak, kami bisa berjualan disini. Kami pedagang berhutang dulu Pak, kasihani kami, kalau seperti ini kemana kita membawa barang," ujarnya sambil menangis.

Ia juga menjelaskan bahwa anak-anaknya tinggal di rumah dan tidak dibawa ke tempat kerjanya. "Anak saya ditinggal di rumah tidak dibawa Pak, anak ada enam orang lagi," tambahnya kepada anggota polisi tersebut.

Humaniah mengungkapkan bahwa ia berjualan makanan. Modalnya juga berhutang dulu, ini juga untuk nafkah anak di rumah. Ia hanya berjualan saat ada acara Haul, karena pada waktu itu banyak jamaah dari jauh yang datang.

Penjelasan dari Petugas Polisi

Ipda Budi H, Kanit Patroli Samapta Polres Banjar, menjelaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab menjaga keamanan dan keselamatan jamaah. Saat ini, para jamaah sudah memadati lokasi sekitar Masjid Al Karomah, termasuk kantong parkir dan pasar sekitar masjid.

Ia mengatakan bahwa tadi mendengar keluhan dari pedagang yang ada di sekitar lingkungan masjid. "Pihaknya dari kepolisian nanti akan membicarakan ke pengurus masjid, kalau memang tidak boleh berjualan di lingkungan Masjid, mau tidak mau pedagang mengikuti aturan masjid."

Ia juga menambahkan bahwa meskipun para pedagang berasal dari tempat yang jauh, namanya mencari rezeki ya ditempat yang enak supaya jangan mengganggu parkiran atau jamaah beribadah atau melaksanakan salat di Masjid Al Karomah.

Kesimpulan

Peristiwa 5 Rajab Sekumpul menunjukkan betapa pentingnya momen ini bagi masyarakat, baik dari segi spiritual maupun ekonomi. Namun, perlu adanya keseimbangan antara kebutuhan ekonomi para pedagang dan kenyamanan jamaah yang sedang beribadah. Dengan komunikasi yang baik antara pihak masjid dan pedagang, diharapkan dapat tercipta suasana yang harmonis dan saling menghormati.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan