
Penjualan Toyota Veloz Q CVT Dominasi Pasar
Varian Toyota Veloz Q CVT tercatat sebagai varian yang paling laris dalam lini mobil tersebut. Hal ini didasarkan pada data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) selama dua tahun terakhir. Pada periode Januari hingga November 2025, penjualan wholesales Toyota Veloz mencapai sebanyak 9.127 unit. Dari jumlah tersebut, Veloz Q CVT menjadi varian terbanyak dengan penjualan sebesar 6.011 unit, jauh meninggalkan varian lainnya.
Posisi berikutnya diisi oleh varian 1.5 M/T yang mencatatkan penjualan sebesar 1.694 unit, disusul oleh Q CVT TSS dengan penjualan 1.064 unit. Sementara itu, varian 1.5 CVT menjadi yang terendah dengan penjualan hanya 358 unit. Selama periode Januari-Desember 2024, Toyota Veloz mencatatkan wholesales sebesar 13.741 unit, dengan Q CVT tetap menjadi tipe terlaris melalui penjualan sebesar 8.532 unit.
Varian 1.5 M/T menyusul dengan penjualan sebesar 2.538 unit, diikuti oleh Q CVT TSS dengan penjualan 2.017 unit, dan 1.5 CVT sebesar 654 unit. Tingginya minat konsumen terhadap Veloz Q CVT juga sejalan dengan struktur harga yang ditawarkan oleh Toyota. Untuk wilayah on the road (OTR) Jakarta, Toyota Veloz 1.5 M/T dipasarkan seharga Rp 297,2 juta, sementara varian 1.5 CVT dibanderol Rp 313,2 juta.
Veloz 1.5 Q CVT, yang menjadi varian terlaris, ditawarkan dengan harga Rp 322,2 juta, sedangkan versi tertinggi, Veloz 1.5 Q CVT TSS, dipasarkan dengan harga Rp 344,9 juta. Selisih harga yang relatif tidak terlalu jauh membuat konsumen cenderung memilih varian dengan fitur lebih lengkap.
Secara akumulatif, penjualan Toyota Avanza dan Veloz dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun terakhir telah mencapai 106.569 unit. Pada Januari-November 2025, Avanza masih menjadi penyumbang terbesar dengan wholesales sebesar 31.415 unit, didominasi oleh varian 1.5 G CVT yang mencatat 11.416 unit.
Kinerja Toyota di Pasar Otomotif Nasional
Di tengah capaian tersebut, kinerja Toyota secara total mengalami penurunan. Data GAIKINDO mencatat wholesales Toyota pada periode Januari-November 2025 sebesar 224.018 unit, turun sebesar 14,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 262.315 unit. Meski demikian, Toyota tetap kokoh berada di puncak pasar mobil domestik dengan market share sebesar 31,5 persen.
Penurunan ini sejalan dengan kondisi pasar otomotif nasional. Wholesales nasional sepanjang Januari-November 2025 tercatat sebanyak 710.084 unit, turun sebesar 9,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 785.917 unit.
Perluasan Portofolio Elektrifikasi
Menariknya, di tengah pasar yang melambat, Toyota justru memperluas portofolio elektrifikasinya dengan menghadirkan Toyota Veloz Hybrid pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Veloz Hybrid mengusung teknologi hybrid yang identik dengan Toyota Yaris Cross Hybrid, mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc berkode 2NR-VEX dengan motor listrik dalam konfigurasi seri-paralel.
Kombinasi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, dengan dukungan baterai berkapasitas sekitar 0,7 kWh serta karakter berkendara yang lebih senyap pada kecepatan rendah. Dengan basis teknologi yang sama, Toyota menawarkan Veloz Hybrid sebagai MPV tujuh penumpang yang tetap mengedepankan kenyamanan khas mobil keluarga.
Harga Toyota Veloz Hybrid ditawarkan dengan banderol mulai dari Rp 299 juta OTR Jakarta.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar