Bulu Tangkis SEA Games 2025 - Tunggal Putra Malaysia Percaya Diri Hadapi Alwi Farhan Meski Kalah dar


Nasib dalam olahraga bisa berubah dengan sangat cepat. Hal ini dialami oleh pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Justin Hoh, pada ajang SEA Games 2025.

Hoh tampak kecewa setelah gagal meraih poin apa pun dalam kekalahan tim putra 0-3 melawan Indonesia pada final beregu SEA Games. Pemain berusia 21 tahun itu kalah dari Moh Zaki Ubaidillah saat tampil sebagai tunggal kedua.

Namun, senyum kembali menghiasi wajah Justin Hoh. Ia berhasil meraih kemenangan mengejutkan dengan skor 22-20 dan 21-15 atas pemain peringkat 21 dunia, Jason Teh (Singapura), untuk mencapai perempat final nomor tunggal di Thamasat University Rangsit Gymnasium, Thailand, pada Kamis (11/12/2025).

Hoh yang sebelumnya memenangkan gelar Thailand Masters dan Korean Masters, awalnya tidak difavoritkan. Namun, pemain peringkat ke-38 dunia ini berhasil menentang prediksi dan keluar sebagai pemenang dalam waktu 50 menit.

Kemenangan ini terasa lebih luar biasa karena Justin sempat tertinggal 10-17 pada gim pertama. Meski begitu, ia mampu bangkit dan merebut gim tersebut.

Justin, yang baru pertama kali mengikuti Games, merasa senang bisa memperbaiki kekecewaannya di ajang beregu. Sejujurnya, saya sedih setelah kalah kemarin (Rabu), jadi saya mencoba bermain sebaik mungkin hari ini (kemarin). Saya senang bisa menang, ujar Hoh.

Saat tertinggal, saya hanya mencoba mendengarkan pelatih dan sedikit mengubah strategi saya.
Kemenangan ini memberi saya banyak kepercayaan diri dan saya berharap dapat terus tampil baik.

Ini adalah balas dendam yang manis bagi Justin setelah sebelumnya kalah dari Jason pada German Open 2025.

Hoh melanjutkan dengan lolos ke semifinal. Dia akan berebut tempat di final dengan Alwi Farhan pada Sabtu (13/12/2025).

Jika melihat rekor head-to-head, Alwi unggul 4-2 atas Hoh dengan dua laga terakhir dimenangi oleh Alwi. Namun, misi balas dendam juga harus diperhatikan Alwi sebagai unggulan kedua.

Pastinya senang bisa ke semifinal tapi masih ada target yang harus saya penuhi, ucap Alwi dalam siaran resmi PBSI.

Janji dan ekspektasi untuk diri saya sendiri dulu karena saya paling tahu apa yang sudah saya korbankan dan saya perjuangkan. Dan semoga semuanya berjalan dengan baik.

Dua tahun lalu saya masuk ke tim SEA Games beregu tapi tidak main, di perorangan pun belum terpilih jadi sekarang saya coba memantaskan diri dengan terus mencoba yang maksimal di setiap kesempatan.

Pada nomor tunggal putra, semifinal dikuasai oleh Indonesia dan Malaysia. Peluang menciptakan final sesama Indonesia bisa terjadi jika Alwi Farhan bisa mengalahkan Justin Hoh, sementara Moh Zaki Ubaidillah harus menundukkan Leong Jun Hao.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan