
Pada babak perempat final, terjadi kejutan besar ketika unggulan pertama tunggal putra tersingkir dalam nomor perorangan bulu tangkis SEA Games 2025.
Tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew, yang menjadi unggulan pertama, kalah dalam laga dua gim langsung dari pemain Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, pada Jumat (12/12/2025). Pertandingan berlangsung di Gymnasium 4, Thammasat University Rangsit, Pathum Thani, Thailand. Skor akhirnya adalah 19-21 dan 10-21 untuk kemenangan Ubed.
Loh Kean Yew sejatinya menjadi harapan terakhir bagi Singapura dalam meraih medali pada nomor perorangan. Sebelumnya, dua wakil Singapura lainnya di babak delapan besar juga telah kalah. Mereka adalah Hee Yong Kai Terry/Jin Yu Jia (ganda campuran) dan Eng Ket Wesley Koh/Junsuke Kubo (ganda putra).
Hee/Jin dikalahkan oleh unggulan kesatu asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dengan skor 12-21, 14-21. Sementara itu, ganda putra Singapura dikalahkan oleh wakil Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan skor 17-21, 19-21.
Singapura hanya meloloskan tiga wakil ke babak perempat final, termasuk Loh Kean Yew. Kekalahan Loh membuat Singapura gagal membawa pulang medali pada nomor perorangan. Meskipun begitu, pada nomor beregu, tim putra dan putri Singapura tampil apik dengan meraih medali perunggu.
Loh Kean Yew mengaku tidak percaya dan kecewa dengan kekalahan dari Ubed. Ia menyatakan bahwa ini adalah olahraga, dan ia harus kembali berlatih. Tentu saja saya kecewa. Tapi tidak ada yang bisa saya lakukan. Ini olahraga... Saya harus kembali dan berlatih, katanya.
Loh, yang merupakan pemain ranking 10 dunia, hanya bisa memuji penampilan Ubed. Jelas, seperti yang bisa Anda lihat, dia bermain dengan sangat baik. Sangat sulit bermain melawan dia. Maksud saya, kualitasnya, ujar Loh.
Untuk saat ini, saya butuh istirahat dari turnamen. Saya sudah memberikan segalanya di lapangan, tapi sayangnya, itu tidak cukup, tambah pemain berusia 28 tahun itu.
Loh menyadari bahwa atmosfer turnamen multi-event sangat berbeda dibandingkan turnamen BWF World Tour biasa. Ia mengakui adanya tekanan dan ekspektasi ketika dirinya berstatus sebagai pebulu tangkis terbaik Singapura saat ini.
Ada banyak ekspektasi dan tekanan. Bahkan bagi diri saya sendiri, keinginan untuk menang jauh lebih kuat, ucap Loh.
Saya sudah memberikan segalanya di lapangan. Saya mencoba segala cara, tapi tidak ada jawaban yang baik, ujar Loh Kean Yew.
Kemenangan Ubed membuat peluang final all Indonesian pada nomor tunggal putra terbuka lebar. Tunggal Indonesia lainnya, Alwi Farhan, juga berhasil lolos ke semifinal setelah mengalahkan wakil Filipina, Clarence Villaflor, dengan skor 21-18, 21-14.
Di semifinal, Ubed dan Alwi akan menghadapi tunggal putra asal Malaysia. Ubed akan melawan unggulan keempat, Leong Jun Hao. Sementara Alwi akan menghadapi tunggal Malaysia lainnya, Justin Hoh.
Pastinya senang bisa ke semifinal tapi masih ada target yang harus saya penuhi, kata Alwi.
Janji dan ekspektasi untuk diri saya sendiri dulu karena saya paling tahu apa yang sudah saya korbankan dan saya perjuangkan. Dan semoga semuanya berjalan dengan baik.
Dua tahun lalu saya masuk ke tim SEA Games beregu tapi tidak main, di perorangan pun belum terpilih jadi sekarang saya coba memantaskan diri dengan terus mencoba yang maksimal di setiap kesempatan, tutur Alwi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar