Bupati Bangka Perintahkan Pembangunan Jembatan Darurat di Air Abik Belinyu Hari Ini

Pemerintah Kabupaten Bangka Tangani Jembatan yang Ambruk di Dusun Air Abik

Pemerintah Kabupaten Bangka segera mengambil tindakan cepat setelah jembatan di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, ambruk pada Jumat (2/1/2025) sore. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran lalu lintas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Bupati Bangka, Fery Insani, bersama tim dari Dinas PUPR Kabupaten Bangka langsung turun ke lokasi kejadian malam hari. Setelah melakukan pengecekan langsung, ia mengambil keputusan penting untuk membangun jembatan darurat di sebelah jembatan yang rusak parah. Jembatan darurat ini akan dibangun menggunakan kayu, agar dapat digunakan oleh kendaraan kecil seperti ambulans. Namun, penggunaan jembatan ini tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar yang membawa hasil pertanian seperti sawit.

“Setengah 6 sore tadi kami dapet berita itu, terus kami langsung ke lokasi,” kata Fery Insani saat dihubungi sumber lokal. Ia menjelaskan bahwa jembatan permanen akan segera dibangun pada bulan Januari ini karena kondisi jembatan yang putus sangat parah.

Fery juga menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan jalur utama lalu lintas bagi warga Dusun Air Abik, serta masyarakat dari Silip dan para pekerja perkebunan. Oleh karena itu, keberadaan jembatan darurat menjadi prioritas untuk memastikan kelancaran akses transportasi.

Sebelumnya, jembatan di Dusun Air Abik putus pada sore hari ketika cuaca sedang hujan. Kondisi aspal jembatan amblas ke dalam aliran sungai, sehingga menyebabkan patah di salah satu ujung sisinya. Petugas kepolisian setempat dan warga sekitar datang ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan. Beberapa kendaraan tampak berhenti di ujung jalan karena tidak bisa melewati jembatan yang rusak.

Untuk sementara waktu, cabang-cabang pohon ditempatkan di tengah jembatan sebagai penanda darurat agar pengendara tidak melintasi area yang berbahaya. Langkah-langkah utama yang akan dilakukan oleh pihak dinas adalah memasang rambu larangan melintasi jembatan dan melakukan inventarisasi penyebab ambruknya jembatan. Selain itu, pihak Dinas PUPR akan segera mengambil tindakan mendesak untuk memperbaiki akses jalan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Mulyarto Kurniawan, menyebut bahwa pihaknya bersama Bupati Bangka segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari Kades Gunung Muda. Ia menegaskan bahwa langkah utama adalah meminimalisir risiko kecelakaan dengan memasang rambu larangan dan segera melakukan evaluasi terhadap penyebab jembatan ambruk.

Beberapa langkah penanganan darurat telah diambil untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut. Meski jembatan darurat sudah dibangun, masyarakat tetap diminta untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan jembatan tersebut untuk kendaraan besar hingga perbaikan permanen selesai.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan