Bupati Pringsewu Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80

Bupati Pringsewu Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80

Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 di Kabupaten Pringsewu

Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di Kabupaten Pringsewu tidak hanya menjadi agenda tahunan yang seremonial. Upacara peringatan ini, yang dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, menegaskan kembali peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial, moderasi beragama, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Upacara digelar di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu, Pekon Fajaragung, Kecamatan Pringsewu, pada hari Sabtu (3/1/2025). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu serta hadir Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Pringsewu Marwansyah, dan pejabat struktural maupun fungsional setempat.

Momentum Refleksi dan Apresiasi

Selain upacara, peringatan HAB ke-80 juga diisi dengan penyematan tanda kehormatan Lencana Satya Karya Satya kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para ASN dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi serta penanaman pohon penghijauan oleh Bupati Pringsewu. Aksi simbolik ini mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus pendidikan karakter bagi generasi muda.

Penguatan Moderasi Beragama

Dalam amanatnya, Bupati Riyanto Pamungkas menekankan bahwa peringatan HAB harus dimaknai sebagai momentum memperteguh komitmen kebangsaan. Ia menilai tantangan di tahun 2026 semakin berlapis, mulai dari derasnya arus digitalisasi hingga dinamika sosial yang terus berubah.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu untuk terus menjaga moderasi beragama dan menjadi garda terdepan dalam mencegah radikalisme serta intoleransi,” ujar Riyanto.

Ia menegaskan, peran Kementerian Agama sangat penting dalam menjaga ruang sosial tetap inklusif dan damai, terutama di tingkat lokal yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Dorong Transformasi Layanan Publik

Selain isu kebangsaan, Riyanto juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam layanan keagamaan. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan publik harus diarahkan pada kemudahan akses, transparansi, dan kecepatan pelayanan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi yang lebih erat dengan Kementerian Agama agar pelayanan keagamaan dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan daerah. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Apresiasi Untuk Garda Terdepan

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para guru madrasah, penyuluh agama, penghulu, dan seluruh ASN Kementerian Agama yang telah bekerja hingga ke pelosok pekon. Ia menyebut mereka sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan harmoni kehidupan beragama.

Komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama ini diharapkan terus berlanjut, seiring upaya mewujudkan Pringsewu Makmur dan Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan