Bupati Sleman Hadiri Peluncuran Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil di Girikerto

Bupati Sleman Hadiri Peluncuran Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil di Girikerto

Pengembangan Taman Ketahanan Pangan di Girikerto

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir dalam kegiatan soft launching Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil yang berlokasi di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, pada Jumat (2/1) pagi. Acara ini menjadi momen penting dalam upaya pemerintah setempat untuk memperkuat ketahanan pangan melalui inisiatif berbasis potensi lokal.

Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil merupakan proyek yang digagas oleh Pemerintah Kalurahan Girikerto. Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan sistem ketahanan pangan yang tidak hanya berfokus pada produksi makanan, tetapi juga mencakup sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan. Selain itu, taman ini dirancang sebagai destinasi wisata edukasi yang dapat memberikan pengalaman langsung bagi masyarakat tentang cara bertani dan mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kolaborasi dengan Berbagai Stakeholder

Koordinator Lapangan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil, Endang Setyomurni, menjelaskan bahwa taman tersebut dikembangkan sebagai usaha terpadu yang melibatkan berbagai pihak. Pemerintah Kalurahan Girikerto bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta pelaku UMKM setempat. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Lurah Girikerto, Sudibya, menambahkan bahwa pembangunan taman ketahanan pangan ini merupakan tindak lanjut dari masterplan Kalurahan Girikerto yang disusun melalui musyawarah bersama masyarakat. Dalam perencanaan tersebut, pemerintah kalurahan mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 juta untuk program ketahanan pangan.

"Kami musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat Girikerto, muncul pemikiran, kita kembangkan taman yang ada di Girikerto menjadi taman ketahanan pangan yang kita soft launching pagi ini," ujarnya.

Visi Masa Depan

Taman yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Girikerto ini diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata edukasi yang tidak hanya menarik minat masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah. Dengan adanya taman ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi lokal.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kalurahan Girikerto dalam membangun taman ketahanan pangan tersebut. Menurutnya, keberadaan taman ini dapat mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sleman, khususnya di wilayah Girikerto.

"Kami senang dengan pergerakan dan inisiatif dari masyarakat seperti ini. Intinya Pemkab Sleman siap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini," ujarnya.

Potensi dan Harapan Masa Depan

Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil memiliki potensi besar untuk menjadi model pengembangan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan konsep yang terintegrasi antara pertanian, peternakan, dan perikanan, taman ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat mengelola sumber daya alam secara optimal.

Selain itu, taman ini juga diharapkan mampu menjadi tempat pelatihan dan edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya pertanian dan lingkungan. Dengan demikian, taman ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga memiliki dampak sosial dan lingkungan yang positif.

Dalam waktu dekat, pihak terkait akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan keberlanjutan dan pengembangan taman ini. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil diharapkan menjadi salah satu ikon ketahanan pangan di Sleman.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan