Cak Imin Berkunjung ke Makassar, Sosialisasi SMK Go Global dan Persiapan Muswil PKB Sulsel 2025

Cak Imin Berkunjung ke Makassar, Sosialisasi SMK Go Global dan Persiapan Muswil PKB Sulsel 2025

Kunjungan Ketua Umum PKB ke Makassar

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, dijadwalkan berkunjung ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (3/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menghadiri sosialisasi Program SMK Go Global dan pembagian bantuan sosial, serta konsolidasi menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Sulsel 2025.

Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal, membenarkan agenda tersebut. Ia menyatakan bahwa Pak Ketum akan berkunjung ke Makassar besok. Program SMK Go Global digagas oleh Kemenko Pemberdayaan Masyarakat bekerja sama dengan KemenP2MI untuk memperluas kesempatan kerja lulusan SMA/SMK di luar negeri.

Tahun ini, sebanyak 500 lulusan ditargetkan diberangkatkan. Peserta akan mengikuti pelatihan bahasa, keterampilan kerja, dan ke depannya disiapkan kelas migran khusus di sekolah-sekolah. Sosialisasi digelar di Hotel Claro Makassar. Setelah itu, Cak Imin akan membagikan paket sembako di Taman Pakui, Jl AP Pettarani, pukul 10.00–12.00 WITA.

Kehadiran Ketum memberi dukungan moral sekaligus sosialisasi program secara langsung. Hal ini juga menjadi momentum menyamakan visi dan memperkuat soliditas kader. Kunjungan Muhaimin berbarengan dengan pelaksanaan Bimtek PKB Sulsel yang berlangsung 2–5 Desember 2025 di Hotel MaxOne Makassar. Seluruh anggota legislatif PKB dan kepala daerah se-Sulsel hadir.

Muswil PKB Sulsel sendiri akan digelar 8–9 Desember 2025 di Hotel Aryaduta Makassar. Pemerintah menargetkan sebanyak 500.000 lulusan SMK dapat diberangkatkan bekerja ke luar negeri pada akhir 2025 melalui Program SMK Go Global.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 2,1 triliun untuk mendukung program tersebut.

“Dengan jumlah 500.000 orang yang berangkat akhir tahun ini, tahun 2026 akan lebih besar lagi,” kata Cak Imin di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Peluang Kerja dan Negara Tujuan

Program ini dibentuk untuk menjawab besarnya peluang kerja di beberapa negara seperti Jepang, Jerman, dan Turki. Sektor pekerjaan yang dibutuhkan mencakup:

  • Welder (pengelasan)
  • Hospitality
  • Caregiver
  • Teknisi dan sektor kompetensi lainnya

Dengan bekal keahlian yang telah dimiliki, para lulusan SMK diharapkan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan bergaji tinggi di luar negeri. “Lulusan SMK yang kompetensinya bisa ditingkatkan akan diberikan beasiswa melalui peluang bekerja di luar negeri dengan syarat gaji yang bagus,” ujar Cak Imin.

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mendukung penuh rencana pemerintah tersebut. Ia menekankan bahwa penyesuaian kurikulum dan penguatan vokasi di SMA/SMK sangat penting agar lulusan siap bersaing di lingkungan kerja global. “Lulusan SMA dan SMK harus memiliki kemampuan teknis, bahasa, etika kerja, dan pemahaman lintas budaya,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

Pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp 12 triliun untuk beasiswa pelatihan bagi lulusan SMA/SMK yang ingin bekerja ke luar negeri. Selain siswa, guru SMA/SMK turut diusulkan untuk mendapatkan peningkatan kompetensi.

Menurut Lalu, pelatihan tidak boleh bersifat jangka pendek, tetapi harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan nasional serta melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan. Lalu berharap program ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja yang siap ditempatkan ke luar negeri, tetapi juga membangun generasi muda Indonesia yang kompeten dan berdaya saing global.

“Tujuan akhirnya adalah membangun generasi muda Indonesia yang mampu membawa nama baik bangsa di dunia internasional,” ujarnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan