
JAKARTA, nurulamin.pro
Kabel listrik merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan di dalam rumah. Kualitas dari kabel tersebut sangat berpengaruh terhadap keamanan dan kelancaran penggunaan serta aliran listrik sehari-hari.
Sayangnya, banyak orang tidak memperhatikan kualitas kabel listrik yang digunakan. Jika kabel listrik tidak sesuai standar atau tidak sesuai peruntukannya, maka kabel akan cepat panas dan tidak mampu menyalurkan arus listrik dengan aman.
Menurut Nuha Nadiroh, dosen teknik elektro di Politeknik Negeri Jakarta, penggunaan kabel listrik yang tidak berkualitas dalam jangka panjang dapat memicu hubungan arus pendek atau korsleting listrik, yang akhirnya dapat menyebabkan kebakaran.
Jenis Kabel Listrik
Kabel listrik rumah tinggal biasanya menggunakan jenis kabel NYA, NYM, dan NYY. Kabel NYA memiliki inti tembaga tunggal dengan satu lapisan isolator yang berbahan polivinil klorida (PVC). Kabel ini umumnya memiliki tiga warna, yaitu merah, kuning, hijau, biru, atau hitam.
Kabel warna merah atau hitam disebut sebagai kabel fase yang berfungsi sebagai kabel hidup atau kabel pembawa arus. Kabel biru disebut kabel netral atau pengembali arus. Sementara itu, kabel hijau atau kuning disebut sebagai kabel grounding atau arde yang difungsikan sebagai kabel pembumian untuk keamanan.
Namun, kabel NYA cenderung tipis karena hanya ditutupi satu lapisan isolator dan mudah digigit tikus atau hewan lainnya. “Kabel NYA sering digunakan di dalam rumah, tapi pemasangannya perlu menggunakan pipa instalasi,” ujar Nuha.
Kabel NYM memiliki beberapa inti dan isolasi ganda. “Kabel NYM adalah kabel penghantar dengan multiinti dan beberapa isolasi sehingga lebih aman daripada kabel NYA. Kabel ini biasanya digunakan untuk instalasi di dalam ruangan,” kata Nuha.
Sama halnya dengan kabel NYM, kabel NYY juga memiliki beberapa inti kabel dan beberapa isolasi. Kabel NYY umumnya berwarna hitam dan digunakan untuk instalasi luar ruangan, seperti lampu taman.
Cara Memilih Kabel Listrik yang Tepat untuk Rumah
Untuk menghindari risiko buruk pada keselamatan, anggota keluarga, dan rumah, Nuha memberikan beberapa cara memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah:
-
Kabel harus sesuai standar
Untuk pemasangan instalasi rumah tinggal, kamu perlu memeriksa komponen kabel yang akan digunakan sudah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Bagian kabel harus terdapat lambang Lembaga Masalah Kelistrikan (LMK) atau Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN). -
Ukuran kabel yang sesuai
Selanjutnya, cara memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah adalah memilih ukuran kabel yang sesuai. Beberapa kabel memiliki kapasitas daya tersendiri sesuai dengan ukurannya. Kabel-kabel tertentu hanya bisa digunakan di dalam ruangan dan ada yang perlu menggunakan pipa instalasi.
“Ukuran kabelnya harus sesuai dengan daya listrik atau proyeksi beban yang akan dilalui penghantar tersebut,” jelas Nuha.
-
Lokasi pemasangan
Selain ukuran kabel, kamu juga perlu mempertimbangkan lokasi pemasangan kabel. Dengan menentukan lokasi pemasangan kabel, kamu dapat memilih jenis kabel listrik yang sesuai untuk ruangan atau area yang akan dipasang. -
Kualitas
Kualitas juga menjadi cara memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah. Kabel listrik yang berkualitas akan terlihat mengikat jika dibuka serta isolasinya juga tidak mudah sobek dan tidak getas. Meski begitu, beberapa kabel listrik, terutama berukuran besar, terkadang tidak lentur meski berkualitas bagus. -
Pertimbangkan saran instalatur
Terakhir, cara memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah adalah mempertimbangkan saran instalatur atau ahli yang memasang instalasi listrik. Silakan berkonsultasi dengan instalatur profesional untuk meminta rekomendasi jenis dan ukuran kabel listrik yang sesuai untuk digunakan di rumah tinggal.
Kamu juga bisa menggunakan jasa instalasi listrik profesional untuk melakukan pemasangan kabel listrik di rumah demi keamanan serta keselamatan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar