
Perubahan Signifikan dalam Pengisian Rapor Digital Madrasah
Pengembangan sistem pendidikan di madrasah terus berlangsung, termasuk dalam pengisian Rapor Digital Madrasah (RDM). Bagi para operator dan guru madrasah, kini ada penyesuaian signifikan, terutama pada bagian kokurikuler. Hal ini didasarkan pada regulasi terbaru, yaitu Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024 serta perubahannya pada KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang pedoman implementasi kurikulum pada madrasah.
Perubahan ini memerlukan ketelitian dalam memasukkan Dimensi Profil Lulusan (DPL) dan nilai Panca Cinta sebagai pengganti format P5RA yang sebelumnya digunakan. Proses ini membutuhkan sinergi antara admin madrasah dan guru yang ditunjuk sebagai koordinator. Tanpa pengaturan awal yang tepat dari akun admin, guru tidak akan dapat mengakses menu penilaian kokurikuler. Artikel ini akan menjelaskan langkah teknis mulai dari pengaturan admin hingga mencetak rapor.
Langkah Awal: Pengaturan Koordinator oleh Admin Madrasah
Sebelum guru dapat melakukan input nilai, langkah pertama yang harus dilakukan adalah oleh admin madrasah. Admin wajib mengakses menu "Kokurikuler" pada akun admin madrasah terlebih dahulu. Di sana, admin harus menunjuk dan menginput nama guru yang bertugas sebagai koordinator untuk setiap kelas. Guru yang ditunjuk bisa merupakan wali kelas atau guru mata pelajaran lain yang diberikan tanggung jawab oleh kepala madrasah. Proses setting koordinator ini mutlak dilakukan agar menu penilaian aktif di akun guru yang bersangkutan.
Persiapan Dokumen Perencanaan Kokurikuler
Setelah admin selesai melakukan pengaturan, guru koordinator dapat masuk (login) ke akun RDM masing-masing. Pada menu kokurikuler, akan muncul daftar kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Namun, sebelum menekan tombol "Tambah", guru wajib memiliki dokumen perencanaan kokurikuler yang matang. Dokumen ini memuat elemen-elemen vital seperti identitas madrasah, DPL, topik Panca Cinta, materi integrasi, hingga tujuan pembelajaran.
Sebagai contoh, untuk kelas 7 MTs, perencanaan bisa mencakup kolaborasi mata pelajaran IPA, Bahasa Indonesia, dan Hadis dengan tema lingkungan hidup atau digital. Dokumen inilah yang menjadi acuan utama agar data yang dimasukkan ke RDM valid dan terstruktur.
Teknis Input DPL dan Panca Cinta di RDM
Proses input dimulai dengan mengklik tombol "Tambah Penilaian" pada menu kokurikuler di akun guru. Sistem RDM menyediakan sekitar 13 opsi pilihan yang mencakup DPL dan Panca Cinta. Tugas guru adalah memilih opsi yang sesuai dengan dokumen perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
Sebagai ilustrasi, jika dalam satu semester terdapat dua DPL (misalnya Penalaran Kritis dan Komunikasi) serta satu topik Panca Cinta (misalnya Cinta Lingkungan), maka guru harus melakukan input data sebanyak tiga kali secara terpisah.
-
Input Dimensi Pertama: Pilih opsi "Penalaran Kritis". Kemudian, pada kolom deskripsi, salinlah narasi dari tujuan pembelajaran yang ada di dokumen perencanaan. Setelah itu, klik tombol simpan.
-
Input Dimensi Kedua: Ulangi langkah di atas dengan memilih opsi "Komunikasi", masukkan deskripsi yang relevan, lalu simpan.
-
Input Topik Panca Cinta: Tambahkan penilaian baru, pilih topik "Cinta Lingkungan", isi deskripsi sesuai proyek yang dijalankan, dan simpan kembali.
Fleksibilitas sistem RDM memungkinkan guru untuk mengedit atau menghapus data jika terjadi kesalahan input sebelum penilaian dikirim.
Mekanisme Penilaian dan Pengiriman Nilai
Setelah seluruh komponen DPL dan Panca Cinta tersimpan, langkah selanjutnya adalah memberikan penilaian kepada siswa. Skala penilaian yang digunakan dalam kokurikuler Kurikulum Merdeka di madrasah terdiri dari empat kategori: Sangat Baik (SB), Baik, Cukup, dan Kurang. Guru dapat menilai satu per satu siswa atau menggunakan fitur penilaian massal jika mayoritas siswa memiliki predikat yang sama, kemudian mengedit nilai siswa tertentu yang berbeda secara manual. Hal ini tentu mempercepat proses pengisian. Pastikan seluruh siswa telah dinilai hingga muncul tanda centang hijau pada sistem, lalu klik tombol "Kirim" untuk memfinalisasi nilai tersebut.
Tampilan Rapor dan Revisi Nilai
Hasil akhir dari pengisian ini akan terlihat pada menu Rapor Siswa. Berbeda dengan nilai akademik yang berupa angka, nilai kokurikuler akan tampil dalam bentuk deskripsi kualitatif. Misalnya, akan tertulis narasi "Siswa sangat baik dalam menganalisis interaksi..." atau "Baik dalam mempresentasikan..." sesuai dengan capaian DPL dan Panca Cinta yang telah diinput.
Bagaimana jika ada kesalahan setelah nilai dikirim? Guru tidak perlu panik. Sistem RDM menyediakan fitur "Batal Kirim". Syarat mutlak untuk mengubah atau mengedit nilai yang sudah terkunci adalah dengan menekan tombol batal kirim terlebih dahulu. Setelah status kembali terbuka, menu edit dan hapus akan muncul kembali untuk digunakan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar