Cara Warga Tarakan Merayakan Tahun Baru: Zikir, Doa Bersama, dan Salat Istighosah

Cara Warga Tarakan Merayakan Tahun Baru: Zikir, Doa Bersama, dan Salat Istighosah

Perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Tarakan

Malam pergantian tahun baru 2026 di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), berlangsung dengan suasana yang sederhana dan penuh makna. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memperingati momen penting ini, termasuk salat istighosah dan doa bersama yang dihadiri oleh banyak warga serta para tokoh masyarakat.

Salah satu acara utama yang digelar adalah Istighotsah dan Doa Bersama di Masjid Raya Baitul Izzah Islamic Center Tarakan. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Tarakan, dr Khairul, beserta Wakil Wali Kota, Ibnu Saud Is, serta sejumlah pejabat tinggi dari provinsi dan kota. Turut hadir juga para pimpinan perwakilan kementerian dan lembaga negara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Provinsi Kaltara dan Forkopimda Kota Tarakan, Sekretaris Daerah Kota Tarakan, serta para asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.

Selain itu, hadir pula pimpinan instansi vertikal, BUMD, dan perbankan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan, Ketua BAZNAS Kota Tarakan, pimpinan organisasi keagamaan, serta seluruh jamaah dan undangan. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar dan kebersamaan dalam memohon keberkahan, keselamatan, serta kedamaian bagi Kota Tarakan dan seluruh masyarakat dalam menyambut tahun baru 2026.

Di lokasi kedua, kegiatan Istighotsah dan doa bersama juga digelar di kawasan Pelabuhan Malundung. Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul mengajak masyarakat menyambut pergantian tahun dengan doa dan kesederhanaan, serta menumbuhkan empati kepada saudara-saudara di daerah lain yang terdampak bencana. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi isu yang dapat memecah belah, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog dan musyawarah.

Memasuki tahun 2026, Khairul juga mengingatkan adanya tantangan ekonomi yang harus dihadapi bersama dengan kesabaran, ketahanan, dan semangat gotong royong. Ia juga mendorong peran rumah-rumah ibadah sebagai pusat kepedulian sosial bagi masyarakat.

Wali Kota Tarakan, Khairul, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kontribusi menjaga keamanan dan ketertiban sepanjang Tahun 2025. Ia optimistis Kota Tarakan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan, melalui kebersamaan dan kerja sama semua pihak.

"Kami ucapkan selamat menyambut tahun baru 2026. Kita lewati tahun baru tanpa euforia yang berlebihan. Malam hari ini banyak sekali yang mengadakan doa bersama," papar Khairul.

Termasuk di Masjid Al-Maarif juga melaksanakan salat istighosah. Ini dilakukan juga mengingat masih banyak warga korban mengalami musibah di Sumatera. "Negara kita sedang berduka. Saya kita juga ikut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar," pungkas Khairul.

Perayaan di Berbagai Tempat

Perayaan tahun baru 2026 di Kota Tarakan tidak hanya berlangsung di masjid-masjid, tetapi juga di berbagai tempat lain seperti pelabuhan dan tempat-tempat umum. Banyak warga yang memilih untuk merayakan dengan cara sederhana, yaitu dengan melakukan doa bersama dan salat istighosah. Hal ini mencerminkan kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya keharmonisan antar sesama.

Beberapa tempat seperti Masjid Raya Baitul Izzah dan Masjid Al-Maarif menjadi titik kumpulan warga untuk berdoa dan memohon perlindungan dari Tuhan. Selain itu, beberapa komunitas lokal juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik dalam bentuk penyelenggaraan acara maupun partisipasi aktif dalam doa bersama.

Kebersamaan dan Harapan Masa Depan

Perayaan tahun baru 2026 di Kota Tarakan tidak hanya menjadi momen untuk merayakan pergantian tahun, tetapi juga menjadi ajang untuk menyatukan hati dan pikiran masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, warga Tarakan berharap bisa melewati tantangan-tantangan yang ada di masa depan dengan lebih kuat dan solid.

Wali Kota Khairul juga menyampaikan pesan-pesan penting tentang pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Ia menekankan bahwa solusi terbaik untuk setiap masalah adalah melalui dialog dan musyawarah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan