
Revitalisasi CCTV untuk Memastikan Keamanan dan Kelancaran Arus Lalu Lintas di Wonosobo
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo melakukan revitalisasi CCTV di sejumlah titik strategis. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mendukung keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, masyarakat dan wisatawan dapat memantau kondisi jalan secara real time melalui sistem pemantauan yang diperbarui.
Kepala Diskominfo Kabupaten Wonosobo, Kristiana Dhewi, menjelaskan bahwa Wonosobo dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. Setiap libur panjang, jumlah pengunjung meningkat signifikan, baik dari dalam maupun luar daerah. Lonjakan pengunjung ini menuntut kesiapan sistem pemantauan lalu lintas agar mobilitas tetap aman dan nyaman.
"Beberapa titik CCTV sebelumnya sempat tidak berfungsi. Kini, perbaikan sudah dilakukan di Gardu Pandang Tieng atau Tanjakan 15 Persen, serta di Posko Nataru Alun-alun Kota Wonosobo," ujarnya pada Jumat (26/12/2025).
Kedua lokasi tersebut termasuk titik rawan kepadatan lalu lintas. Selama liburan, aktivitas masyarakat di area ini juga meningkat, sehingga menjadi prioritas pemantauan. Perbaikan CCTV meliputi peningkatan kapasitas jaringan dan penggantian perangkat pendukung. Tim teknis melakukan upgrading bandwidth dan replacement perangkat Mikrotik.
Setelah perbaikan, kedua titik sudah kembali online dan dapat dipantau melalui laman resmi cctv.wonosobokab.go.id. "Keberadaan CCTV publik memiliki manfaat ganda. Selain memantau arus lalu lintas, masyarakat bisa memantau kondisi jalan sendiri secara real time," lanjutnya.
Petugas lapangan juga dapat mengambil keputusan cepat saat terjadi kepadatan atau situasi darurat. Saat libur Nataru, ketika mobilitas tinggi, CCTV menjadi alat penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Titik-Titik CCTV yang Tersebar di Berbagai Lokasi Strategis
Selain dua titik yang baru diperbaiki, Wonosobo memiliki total 29 titik CCTV yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Beberapa di antaranya adalah:
- Titik KM 0 Dieng
- Tieng
- Simpang 4 Sawangan
- Simpang 3 Pahlawan
- Simpang 4 Jogonegoro
- Simpang 4 Honggoderpo
- Simpang 4 Plaza
- Simpang 4 SMP 1 Wonosobo
- Simpang 4 Kodim
- Simpang 4 Setda
- Simpang 3 Samsat
- Simpang 4 Bankesbangpol
- Simpang 4 Titik KM 0
- Simpang 3 Sidojoyo
- Simpang 4 Kertek
- Tol Garung
- Simpang 4 Kauman
- Simpang 3 Sruni
- Pos Nataru Alun-Alun
- Kecamatan Watumalang
- Dinsospmd
- DPRD
CCTV ini juga menjadi sarana informasi publik. Masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas, merencanakan perjalanan, dan menghindari titik kepadatan. Upaya ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dan wisatawan.
Manfaat dan Harapan dari Optimalisasi CCTV
Optimalisasi CCTV di jalan strategis diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan, mempermudah pengawasan arus lalu lintas, dan meningkatkan keselamatan di jalan, terutama saat masa libur panjang. Dengan adanya sistem pemantauan yang lebih baik, pihak terkait dapat dengan cepat merespons berbagai situasi yang muncul selama masa liburan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar