CEO AWS: AI Berkembang Pesat di ASEAN, 21 Juta Bisnis Sudah Mengadopsi

Pertumbuhan Adopsi AI di ASEAN

Adopsi kecerdasan buatan (AI) di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) mengalami pertumbuhan yang signifikan. Menurut Jeff Johnson, Managing Director AWS untuk ASEAN, sebanyak 29 persen bisnis di kawasan ini telah memakai AI, dengan jumlah total lebih dari 21 juta perusahaan yang sudah mengadopsi teknologi tersebut. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 21 persen.

Johnson menjelaskan bahwa meskipun adopsi AI sedang tumbuh pesat, sebagian besar bisnis masih berada di tahap awal pemanfaatan teknologi ini. Hanya sekitar 11 persen bisnis yang dianggap "AI transformative" atau "AI native", yang artinya mereka benar-benar melakukan transformasi proses bisnis melalui AI.

Faktor Pendorong Adopsi AI

Menurut Johnson, pertumbuhan adopsi AI di ASEAN didorong oleh beberapa faktor, seperti:

  • Pesatnya pertumbuhan startup digital
  • Cepatnya adopsi mobile-first
  • Investasi besar dari perusahaan besar dan sektor publik dalam teknologi AI generatif

Selain itu, Johnson juga menyebut bahwa ada sekitar 11 bisnis per menit yang mulai mengadopsi AI, menunjukkan tingkat pertumbuhan yang sangat cepat.

Contoh Perusahaan yang Menggunakan AI

AWS telah melihat beberapa contoh perusahaan di kawasan ini yang menggunakan AI secara efektif. Misalnya:

  • Platform foto 123RF (Malaysia) menggunakan model Amazon Nova Pro dan Nova Lite untuk memberi deskripsi otomatis pada jutaan konten visual, sehingga waktu pencarian diklaim turun hingga 90 persen.
  • Perusahaan pengembang properti Sansiri (Thailand) memakai generative AI untuk mempercepat respons pelanggan dan memproses puluhan ribu invoice setiap bulan.
  • Di Indonesia, ada bank digital yang memanfaatkan AWS untuk proses on-boarding cepat dan layanan mandiri dengan stabil.
  • Operator seluler Telkomsel mengembangkan sistem analitik insiden proaktif bernama Celyna di atas Amazon Bedrock, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi waktu respons insiden.

Layanan Baru yang Diperkenalkan

AWS juga memperkenalkan beberapa layanan baru yang mendukung penggunaan AI. Salah satunya adalah Amazon Bedrock, sebuah layanan terkelola sepenuhnya yang menyediakan model pondasi (FM) berkinerja tinggi dari perusahaan AI terkemuka dan Amazon untuk bisnis gunakan melalui API terpadu.

Investasi Miliaran Dollar AS

Jeff Johnson juga menegaskan komitmen besar AWS di Asia Tenggara, terutama Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Investasi infrastruktur dan data center AWS di kawasan ini akan melampaui 30 miliar dollar AS dalam beberapa tahun ke depan.

  • Singapura mendapatkan alokasi investasi sekitar 9 miliar dollar AS (sekitar Rp 149,5 triliun)
  • Malaysia 6 miliar dollar AS (sekitar Rp 99 triliun)
  • Thailand dan Indonesia masing-masing 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 83 triliun)

Investasi ini diharapkan dapat menghadirkan cloud region yang lebih dekat ke pelanggan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Di Thailand, misalnya, investasi AWS disebut berpotensi membuka 11.000 lapangan kerja setara penuh per tahun, sekaligus menambah 10 miliar dollar AS ke PDB negara tersebut.

Acara AWS re:Invent 2025

Acara AWS re:Invent 2025 akan resmi dibuka dengan opening keynote dari CEO AWS Matt Garman, bertajuk "How AWS Is Shaping The Future of Cloud Tech" pada Selasa (2/12/2025) waktu Las Vegas. Bos AWS yang diangkat pada Juni 2024 ini bakal memaparkan bagaimana AWS ingin “me-reinvent” alias membangun ulang pondasi cloud agar dapat menangani beban kerja AI yang makin berat.

AWS juga menyiapkan berbagai sesi untuk memperkenalkan layanan dan pengembangan baru, termasuk Amazon Quick Suite, Nova family, Bedrock, serta rangkaian peningkatan performa infrastruktur komputasi dan chip AI seperti Trainium dan Graviton. Seluruh pengumuman ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan bisnis yang kini semakin bergeser ke pendekatan AI, agentic AI, bahkan AI-native.

Untuk mengikuti sesi keynote secara gratis, Anda bisa mendaftarkan diri di situs resmi AWS re:Invent 2025 berikut ini: https://reinvent.awsevents.com

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan