Perasaan Icha, Istri Gary Iskak yang Masih Merasakan Kehadirannya
Kepergian aktor Gary Iskak akibat kecelakaan tunggal masih membekas di benak sang istri, Richa Novisha. Meski sudah beberapa waktu berlalu, ia masih sering merasakan kehadiran sosok suaminya di sekitarnya. Hal ini membuat perasaan rindu yang terus muncul menjadi lebih ringan.
Richa Novisha mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sering terjadi ketika ia berada di rumahnya yang dulu juga dihuni oleh almarhum Gary. Meskipun sadar bahwa suaminya sudah tiada, ia merasa bahwa kehadiran Gary seperti menjadi obat rindu yang tak tergantikan.
Menurutnya, kehadiran Gary sering muncul setelah ia melakukan ritual seperti membaca Yasin atau menunaikan shalat. "Saya sering merasakan wangi parfumnya. Bahkan saat pintu kamar ditutup pun masih tercium," ujar Richa dengan mata berkaca-kaca. Ia mengatakan bahwa wangi tersebut semakin samar dan akhirnya hilang.
Kejadian ini terjadi ketika ia sedang sendirian di kamar. "Kayak ada yang 'mampir', sampai aku bilang, 'Ayah lewat ya'," katanya. Selain itu, saat ia kembali bekerja syuting di televisi, ia merasa didampingi oleh almarhum suaminya. "Rasanya beliau ada di sampingku," ujarnya.
Ia masih sering pamitan ke almarhum Gary Iskak sebelum keluar rumah untuk mencari nafkah. Ini dilakukan sebagai bentuk pengobatan rasa rindu yang kerap muncul tiba-tiba. Ia bahkan masih sering menangis saat melihat video atau foto kenangan bersama almarhum Gary Iskak.
"Kangen lihat video-video aja, foto-fotonya, tiba-tiba nangis lagi, nggak apa-apa, menikmati masa-masa berduka ini sepuas-puasnya," katanya. Richa Novisha kini berusaha memegang teguh pesan terakhir almarhum suaminya untuk mengejar akhirat tanpa meninggalkan kewajiban di dunia.
"Insyaallah nanti aku kumpul lagi sama dia di sana (akhirat)," ujar Richa Novisha.
Kesaksian di Lokasi Kecelakaan Gary Iskak
Aktor Gary Iskak meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu (29/11/2025) dini hari. Kecelakaan maut yang dialami Gary Iskak itu terjadi di depan tempat cuci mobil 'Rainbow Paint Protection' di Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Menurut Angga Fitriana (28), karyawan Rainbow Paint Protection, kecelakaan Gary Iskak itu terjadi Sabtu pukul 00.30 WIB. "Saat kejadian, saya lagi nongkrong di tempat kerja, tiba-tiba terdengar suara benturan," kata Angga, Sabtu siang. "Videonya saya share di grup motor dan sebagian orang ada yang mengenali (Gary Iskak)."
Ketika itu, Angga melihat Gary Iskak mengendarai motor RX King tanpa menggunakan helm. Akibat benturan, korban mengalami luka di bagian kepala, terutama hidung yang sempat mengeluarkan darah cukup banyak. "Enggak pakai helm," ucap Angga.
Gary Iskak diketahui sedang mengendarai motor sendirian dari arah Tanah Kusir menuju Bintaro saat jalanan masih sepi. Setelah menabrak pohon di depan tempat cuci mobil, posisi Gary Iskak telungkup dan segera dibawa ke RSPPN Soedirman, Pesanggrahan. "Diangkut pakai motor ke rumah sakit," ujar Angga.
Gary Iskak diketahui merupakan anggota komunitas motor Shotokaw. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan, polisi tidak menemukan helm di lokasi kecelakaan. Gary Iskak mengendarai sepeda motor Yamaha RX King pelat nomor B 6888 WDV dan menabrak pohon.
Nyawa Gary Iskak tidak tertolong dan meninggal dunia di RSPPN Soedirman, Pesanggrahan, Sabtu pagi tadi.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar