
Situasi Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (4/1) pagi terasa ramai seperti biasanya. Di antara lalu-lalang pesepeda, pejalan kaki, dan alunan musik live, Vira datang bersama suaminya, Ryan, serta putrinya, Raisa (3). Bagi keluarga kecil ini, CFD menjadi momen penutup liburan singkat sebelum sang anak kembali bersekolah.
“Iya benar banget,” kata Vira ketika ditanya apakah CFD sengaja dijadikan momen penutup liburan anak.
Ia mengatakan bahwa ia selalu mengunjungi CFD bersama suami dan anaknya. “Kami biasanya bertiga: suami, saya, dan anak,” ujarnya.
Raisa masih mengikuti playgroup dengan jadwal sekolah tiga kali dalam seminggu. Libur akhir tahun kali ini terbilang singkat. “Liburnya dari Senin kemarin, sampai akhirnya,” kata Vira.

Meski hanya sekitar seminggu, keluarga ini tetap memanfaatkan waktu tersebut untuk mencari suasana yang berbeda. CFD dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Vira, anaknya sangat menikmati suasana ramai.
“Dia senang, dia sangat bahagia kalau ada keramaian seperti ini,” katanya.
Setiap akhir pekan, mereka hampir selalu menghabiskan waktu di luar rumah. “Mencari udara segar dan suasana baru,” lanjut Vira.
Bukan hanya berjalan-jalan, menjajal jajanan juga menjadi bagian dari rutinitas di CFD. “Kebanyakan jajan juga,” ujar Vira sambil tertawa.
Baginya, CFD memberi nuansa liburan meski tidak bepergian jauh. Selain CFD, keluarga ini juga sering mengunjungi tempat lain di Jakarta seperti Taman Margasatwa Ragunan dan Ancol.

Bagi Vira, momen seperti ini penting untuk anak. Ia dan suaminya sama-sama bekerja pada hari kerja. Waktu akhir pekan pun dimanfaatkan sepenuhnya untuk bersama anak.
“Kita kan pekerja juga ya. Paling cari-cari waktu senggangnya seperti Sabtu dan Minggu,” katanya.

Menariknya, kehadiran mereka di CFD kali ini justru atas ajakan sang anak. Raisa bahkan sudah mengenal CFD sebagai tempat bersepeda dan berolahraga.
“Tadi pagi, ‘Mama ayo CFD. Ayo, Ma, kita olahraga’,” tutur Vira menirukan ucapan anaknya.
Meski tinggal di Rawamangun, Vira sekeluarga tetap datang ke kawasan Thamrin dengan sepeda motor, sambil membawa sepeda untuk Raisa.
“Dia bahagia bisa berbaur dengan keramaian kayak gini. Jadi bisa bermain, lari-larian, sana ke sini. Tapi bawa sepeda tergantung anak mau atau enggak,” ujarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar