CFN dan Alun-alun Klaten Penuh Saat Menjelang Tahun Baru 2026, Panggung Musik Jadi Daya Tarik Utama

CFN dan Alun-alun Klaten Penuh Saat Menjelang Tahun Baru 2026, Panggung Musik Jadi Daya Tarik Utama

Suasana Meriah di Car Free Night Klaten Saat Malam Tahun Baru

Pada malam Rabu (31/12/2025), sepanjang Jalan Pemuda, Kabupaten Klaten, tampak ramai dengan kehadiran warga yang memadati Car Free Night (CFN) untuk merayakan pergantian tahun. Mulai dari pukul 19.30 WIB, pengunjung mulai berdatangan dan terus meningkat jumlahnya hingga menjelang tengah malam.

Cuaca yang cerah menjadi salah satu faktor utama yang membuat warga betah berlama-lama di kawasan pusat kota. Selain berjalan-jalan, banyak pengunjung yang memadati lapak pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang lokasi CFN. Berbagai dagangan ditawarkan, mulai dari kuliner khas, pakaian, aksesoris hingga wahana permainan anak-anak.

Kepadatan pengunjung terlihat paling tinggi di sekitar Alun-alun Klaten, yang menjadi pusat kegiatan malam itu. Kondisi lalu lintas juga terpantau padat karena semakin banyak warga yang datang ke lokasi.

Salah satu pengunjung, Amar, 24 tahun, warga Kecamatan Tulung, mengaku datang untuk menikmati suasana malam tahun baru bersama kuliner khas CFN. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB setelah sempat diguyur gerimis di perjalanan.

“Hanya ingin lihat-lihat saja. Ingin menikmati suasananya sama kuliner. Tadi perjalanan ke sini sempat gerimis,” katanya.

Selain warga lokal, CFN juga menarik perhatian pengunjung dari luar daerah. Rendi, 23 tahun, warga Bekasi, mengaku sengaja datang untuk merasakan suasana tahun baru di Klaten. Ia juga ingin menyaksikan langsung penampilan Bondan Prakoso & Fade2Black.

“Baru sekali ini tahun baruan di Klaten. Tadi perjalanan ke sini sudah macet di sepanjang jalan,” ujarnya.

Antusiasme pengunjung ini menunjukkan bahwa CFN Klaten tetap menjadi magnet hiburan warga di momen akhir tahun.

Pentas Musik Meriah Disertai Donasi Kemanusiaan

Pusat kemeriahan malam pergantian tahun terfokus di panggung hiburan yang digelar di Alun-alun Klaten. Pentas musik dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dengan penampilan tari pembuka yang disambut meriah oleh penonton.

Acara berlanjut dengan penampilan Stand on Noize dan Oldmans yang menghangatkan suasana. Grup Funky Kopral kemudian tampil sebagai bintang tamu sebelum puncak acara ditutup oleh Bondan Prakoso & Fade2Black. Ribuan penonton memadati area depan panggung untuk menikmati suguhan musik hingga mendekati pergantian tahun.

Meski tanpa pesta kembang api, atmosfer perayaan tetap terasa semarak. Iringan musik dan sorak penonton menciptakan suasana hangat dan kebersamaan.

Menariknya, perayaan tahun baru di Klaten tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penggalangan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra. Panitia menampilkan barcode donasi di layar panggung agar pengunjung dapat berpartisipasi secara langsung.

Donasi yang terkumpul rencananya akan diumumkan secara terbuka saat puncak acara.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan bahwa perayaan tahun baru kali ini digelar berbeda. Pemerintah daerah sengaja tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap daerah lain yang tengah dilanda bencana.

Selain hiburan musik, kegiatan juga diisi doa bersama sebagai simbol refleksi dan solidaritas. Perayaan ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan sekaligus kepedulian sosial warga Klaten menyambut tahun 2026.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan