
Proyeksi Pertumbuhan Kredit CIMB Niaga di Bawah 5 Persen
PT Bank CIMB Niaga Tbk mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit pada tahun 2025 akan tetap berada di bawah lima persen. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk menjaga kualitas aset dan memastikan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap rendah. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama CIMB Niaga, Lani Darmawan, dalam acara CIMB Niaga Jurnalisme Inspiratif: Journalist Class & Workshop yang diadakan di Graha CIMB Niaga, Jakarta.
Lani menegaskan bahwa meskipun pertumbuhan kredit perusahaan lebih rendah dibandingkan pasar, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Strategi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa kredit hanya diberikan kepada nasabah yang benar-benar mampu membayar dan memiliki potensi pertumbuhan usaha.
Strategi Prudent Lending sebagai Prioritas
Menurut Lani, pihaknya sangat konservatif dalam memberikan kredit. "Kami pastikan memberikan kredit kepada nasabah yang mampu membayar, dibandingkan nanti macet dikejar utang," jelasnya. Strategi konservatif ini berdampak positif pada kualitas aset, dengan target Rasio Kredit Bermasalah (NPL) tetap di bawah dua persen hingga akhir tahun.
Kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang Positif
Sementara itu, kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) diproyeksikan tumbuh di atas 5 persen pada 2025. CIMB Niaga bahkan menargetkan pertumbuhan dana murah (CASA) mencapai 1215 persen. Data sembilan bulan pertama 2025 menunjukkan:
- Laba sebelum pajak: Rp 6,7 triliun (naik 1,7 persen yoy)
- CAR: 24,7 persen
- LDR: 81,1 persen
- Total aset: Rp 369,5 triliun
- Total DPK: Rp 278 triliun (naik 8,6 persen yoy)
- Kredit: Rp 228,7 triliun (naik 4,6 persen yoy)
Fokus Transformasi melalui Forward30
Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, menjelaskan bahwa strategi jangka panjang Forward30 (F30) kini menjadi landasan transformasi bank. "Forward30 hadir untuk mendampingi perjalanan nasabah dalam mewujudkan mimpi dan aspirasinya, dengan empat pilar utama: Cash/CASA, Cross-Selling, Capability, dan Capital," kata Hery.
Transformasi digital, inovasi layanan, serta penguatan kepercayaan nasabah disebut menjadi prioritas bank. Dengan adanya strategi ini, CIMB Niaga berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat posisi di pasar.
Membangun Kolaborasi dengan Jurnalis
Hery menambahkan, kegiatan CIMB Niaga Jurnalisme Inspiratif: Journalist Class & Workshop menjadi wadah berbagi pengetahuan antara CIMB Niaga dan jurnalis terkait perkembangan industri perbankan dan tren jurnalisme. "Kolaborasi konstruktif antara perbankan dan media adalah keniscayaan. Kami konsisten menghadirkan inisiatif untuk meningkatkan kompetensi jurnalis," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar