
Kegiatan Tabligh Akbar “Kuningan Bertasbih” Menjadi Puncak Keimanan Masyarakat
Masyarakat Kabupaten Kuningan siap menyambut puncak keimanan dan kebersamaan menjelang akhir tahun 2025. Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan menginisiasi acara besar yang diberi nama “Kuningan Bertasbih, Bersama Meraih Berkah”. Acara ini diharapkan menjadi momen spiritual yang memperkuat ikatan antar masyarakat.
Tabligh Akbar ini akan digelar pada hari Minggu, 14 Desember 2025, di GOR Ewangga Kompleks Stadion Mashud Wisnu Saputra atau sebelah timur Pendopo Pemda Kuningan. Acara ini dipastikan menjadi magnet spiritual karena menghadirkan pendakwah ternama, Ustadzah Hj. Mamah Dedeh. Kehadirannya yang akrab dengan sapaan khasnya “Curhat Dong, Mah!” membuat acara ini menjadi salah satu Tabligh Akbar terbesar di Kuningan tahun ini.
Daya tarik utama dari acara ini adalah figur Ustadzah Hj. Mamah Dedeh. Ia adalah salah satu tokoh dakwah yang sangat berpengaruh di Tanah Air. Dengan gaya bahasa yang mudah dicerna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, ia berhasil membawa ajaran agama Islam dalam bentuk yang menarik dan relevan.
Rangkaian acara “Kuningan Bertasbih” telah dipersiapkan secara matang dan akan dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB. Susunan acara direncanakan berjalan khidmat sebagai berikut:
- Pembukaan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan jiwa.
- Sambutan resmi dari Ketua LKKS Kuningan, Hj. Ela Helayati yang menggarisbawahi tujuan sosial acara.
- Penyampaian sambutan kehormatan oleh Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar.
- Inti acara: Penyampaian tausiyah yang dinantikan dari Ustadzah Hj. Mamah Dedeh.
- Sesi interaktif yang populer: Curhat dan Dialog bersama jamaah.
- Doa penutup sebagai penanda akhir dari rangkaian ibadah.
Acara ini menunjukkan komitmen inklusif Kuningan dengan sifatnya yang terbuka untuk umum (gratis). Seluruh unsur daerah, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga aparat keamanan dilibatkan untuk memastikan kelancaran dan kekhidmatan acara.
Panitia mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kuningan dan daerah tetangga untuk turut hadir dan menjadi saksi sejarah spiritual tersebut. Untuk memastikan kelancaran acara, jamaah diminta tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan terutama kekhidmatan selama prosesi Tabligh Akbar berlangsung.
Ketua LKKS Kuningan, Hj. Ela Helayati mengatakan, kegiatan “Kuningan Bertasbih” lebih dari sekadar pengajian tetapi lebih pada manifestasi dari ikhtiar strategis lembaga dalam mewujudkan visi sosialnya. Tabligh Akbar merupakan langkah nyata dalam membina kehidupan sosial masyarakat yang berlandaskan religiusitas, keharmonisan, dan berkeadaban.
Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana religius yang mendalam karena pihaknya meyakini bahwa kesejahteraan holistik berakar pada spiritualitas yang kuat. Dengan meningkatnya kepedulian sosial, pihaknya sedang membangun pondasi kokoh untuk Kuningan yang lebih sejahtera.
"Kami menaruh harapan pada tausiyah Mamah Dedeh. Melalui nasihat-nasihat yang disampaikan, diharapkan nilai-nilai ketakwaan masyarakat Kuningan akan semakin menguat. Serta mendorong untuk menumbuhkan kembali semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat yang merupakan pondasi fundamental bagi tercapainya kesejahteraan bersama," katanya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar