Dalam MANTRA Expo, Pemkot Tekankan Kerja Sama Industri untuk Pembangunan Yogyakarta

Dalam MANTRA Expo, Pemkot Tekankan Kerja Sama Industri untuk Pembangunan Yogyakarta

MANTRA Expo: Kolaborasi untuk Ekosistem Konstruksi yang Inovatif

Event MANTRA Expo yang berfokus pada ekosistem konstruksi dan desain telah diadakan pada Kamis (11/12) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Acara ini menggabungkan pameran, talkshow, dan workshop yang mendapatkan apresiasi positif dari Pemkot Yogyakarta. MANTRA Expo menjadi wadah penting bagi para pelaku industri untuk saling berkolaborasi dan berbagi ide.

Wawan Harmawan, Wakil Wali Kota Yogyakarta, menyambut baik penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, MANTRA Expo merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Harapannya, perhelatan ini mampu memperkuat ekosistem industri konstruksi yang inovatif, adaptif, dan tetap sesuai dengan karakter Kota Yogyakarta.

Wawan mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah, termasuk dalam pembangunan infrastruktur. Tantangan ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan pembangunan kota. Salah satu isu utama adalah keterbatasan anggaran infrastruktur pada tahun 2026. Selain itu, juga diperlukan sinkronisasi kebijakan antarwilayah.

Anggarannya hampir mirip dengan kondisi saat pandemi Covid-19, pemotongan anggaran sangat tinggi. Karena itu, peran swasta sangat penting agar pembangunan di Jogja tetap berjalan, ujar Wawan.

Selain itu, Wawan juga menyoroti kontribusi para profesional dalam penataan wilayah. Hal ini mencakup keselarasan pembangunan kota dengan aturan tata ruang dan ketentuan kawasan Sumbu Filosofi yang telah ditetapkan UNESCO. Juga termasuk dalam revitalisasi sungai-sungai kota.

Kriteria bangunan di Kota Jogja memiliki ketentuannya sendiri. Kita harus menjaga kawasan sumbu filosofi, dan perlu pendampingan dari IAI dan REI, jelas Wawali Kota.

Menurutnya, Sungai Code harus dihidupkan kembali sebagai destinasi wisata. Penataan ini membutuhkan kolaborasi dari para arsitek dan berbagai pihak lainnya.

Visi MANTRA Expo untuk Pengembangan Industri Konstruksi

Henky Sampatti Huang, founder MANTRA Expo, menjelaskan bahwa gelaran ini tidak hanya menjadi arena promosi, tetapi juga wadah kolaborasi dan edukasi bagi ekosistem konstruksi dan desain khususnya di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Kami ingin menghadirkan wadah yang tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan pertukaran ide untuk mendukung pengembangan industri konstruksi di Indonesia, katanya.

MANTRA Expo menjadi ajang penting untuk memperkuat hubungan antara pelaku industri, pemerintah, dan akademisi. Dengan adanya event ini, diharapkan tercipta inovasi dan solusi yang dapat meningkatkan kualitas pembangunan di Yogyakarta dan sekitarnya.

Beberapa hal yang bisa diharapkan dari MANTRA Expo antara lain:

  • Peningkatan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga profesional.
  • Pertukaran ide dan pengetahuan tentang teknologi dan metode konstruksi terkini.
  • Peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kawasan budaya dan lingkungan.

Dengan adanya MANTRA Expo, diharapkan industri konstruksi di Yogyakarta dapat terus berkembang secara berkelanjutan, sesuai dengan visi dan misi pemerintah setempat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan