
Kunjungan Penting Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman ke Indramayu
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menjadi salah satu tokoh utama dalam kunjungan penting yang dilakukan oleh Penasehat Presiden Bidang Pertahanan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman. Kunjungan ini dilakukan bersama Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, pada Rabu 10 Desember 2025.
Kunjungan tersebut menunjukkan perhatian tinggi pemerintah terhadap keamanan Obvitnas di wilayah Pantura Jawa Barat. Rombongan tiba di Markas Kodim 0616/Indramayu sekitar pukul 08.30 WIB. Letkol Tulus Widodo dan Danrem langsung mengawal Dudung Abdurachman menuju ruang rapat utama.
Dalam acara ramah tamah singkat, Dudung menekankan pentingnya soliditas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman non-militer yang semakin kompleks. Ia menyatakan bahwa Indramayu adalah etalase ketahanan energi nasional. “Kita harus satu napas menjaganya,” tegasnya.
Setelah acara di Makodim, rombongan melanjutkan perjalanan konvoi menuju PT KPI RU VI Balongan. General Manager Yulianto Triwibowo menyambut langsung dan memaparkan profil kilang yang memasok 35 persen kebutuhan BBM Jawa Bagian Barat.
Di ruang kontrol utama, Dudung bersama Danrem dan Dandim meninjau sistem pengamanan berlapis, mulai dari CCTV terintegrasi, patroli terpadu, hingga kesiapan satuan reaksi cepat TNI-Polri yang standby 24 jam.
Letkol Tulus Widodo melaporkan bahwa Babinsa di 43 desa penyangga kilang telah ditingkatkan frekuensi patroli malam serta koordinasi dengan Linmas dan Satpam Pertamina. “Kami pastikan tidak ada celah,” ujarnya mantap.
Dudung Abdurachman memberikan apresiasi tinggi atas kesiapsiagaan Kodim 0616/Indramayu. Ia juga memerintahkan simulasi tanggap darurat dilakukan rutin setiap bulan agar koordinasi semakin tajam.
Sebelum meninggalkan Balongan, mantan Kasad itu berpesan kepada seluruh prajurit dan personel pengamanan: “Kilang ini bukan milik Pertamina saja, ini milik 280 juta rakyat Indonesia. Jaga seperti menjaga nyawa sendiri.”
Kunjungan yang berlangsung selama hampir lima jam itu ditutup dengan penanaman pohon tabebuya di halaman Makodim sebagai simbol komitmen bersama menjaga lingkungan dan keamanan wilayah.
Keberhasilan acara ini kembali menunjukkan soliditas Forkopimda Indramayu di bawah komando Dandim Tulus Widodo, sekaligus mempertegas bahwa Kilang Balongan tetap menjadi salah satu Obvitnas paling terjaga di Indonesia.
Faktor-Faktor yang Mendukung Keamanan Obvitnas
- Sistem Pengamanan Berlapis: Penggunaan CCTV terintegrasi, patroli terpadu, serta kesiapan satuan reaksi cepat TNI-Polri yang siaga 24 jam.
- Koordinasi dengan Linmas dan Satpam: Peningkatan frekuensi patroli malam di 43 desa penyangga kilang.
- Simulasi Tanggap Darurat: Dilakukan rutin setiap bulan untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapan.
- Pengawasan Lingkungan: Penanaman pohon tabebuya sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan dan keamanan wilayah.
Pesan Penting dari Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa Kilang Balongan bukan hanya milik Pertamina, tetapi juga milik seluruh rakyat Indonesia. Ia meminta seluruh prajurit dan personel pengamanan untuk menjaga kilang seperti menjaga nyawa sendiri.
Kesimpulan
Kunjungan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman ke Indramayu membuktikan bahwa pemerintah sangat memperhatikan keamanan Obvitnas di wilayah Pantura Jawa Barat. Dengan dukungan penuh dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah, Kilang Balongan tetap menjadi salah satu obyek vital yang terjaga dengan baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar