Daop 6 Yogyakarta Layani Jutaan Penumpang Saat Nataru

YOGYAKARTA – KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan jumlah total pelanggan yang menggunakan layanan kereta api hingga hari ke-16 angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2026 mencapai 1.004.433 orang. Angka ini terdiri dari 500.137 penumpang yang naik dan 504.296 penumpang yang turun di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Feni Novida Saragih, Manager KAI Daop 6 Yogyakarta, menyampaikan bahwa masa angkutan Natal dan Tahun Baru masih tersisa dua hari. Ia menuturkan, saat ini masih tersedia sebanyak 17.441 tiket keberangkatan dari stasiun-stasiun yang berada di bawah pengelolaan Daop 6 Yogyakarta.

“Kami mencatat masih ada 17.441 tiket keberangkatan dari stasiun-stasiun Daop 6 Yogyakarta,” ujarnya pada Jumat (2/1).

Selain itu, pihaknya juga mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang kereta api dibandingkan periode Nataru sebelumnya. Kenaikan tersebut mencapai 12 persen. Feni menjelaskan bahwa sisa tempat duduk untuk angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih tersedia sebanyak 17.441 tiket. Tiket-tiket ini termasuk untuk tujuan-tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang.

Beberapa kereta api (KA) yang mengalami kekosongan tempat duduk hingga 4 Januari 2026 antara lain:

  • KA Tambahan Yogyakarta-Gambir
  • KA Taksaka
  • KA Manahan
  • KA Sancaka

Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memanfaatkan transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam perjalanan liburan. Hal ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem transportasi yang disediakan oleh KAI.

Untuk memastikan kelancaran arus penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menambah jumlah kereta tambahan dan memperbaiki fasilitas di stasiun-stasiun. Selain itu, pihaknya juga memberikan pelayanan yang optimal kepada para penumpang, baik dalam hal keamanan maupun kenyamanan selama perjalanan.

Dengan sisa waktu yang masih ada, masyarakat yang belum berangkat dapat segera mempersiapkan diri untuk menggunakan layanan kereta api. Dengan adanya tiket yang tersisa, diharapkan masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan tetap mematuhi aturan serta protokol kesehatan yang berlaku.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan