Delapan Kuliner Legendaris Sukoharjo yang Tak Terlupakan

Delapan Kuliner Legendaris Sukoharjo yang Tak Terlupakan

Wisata Rasa yang Menggugah Selera di Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo, yang terletak di sebelah selatan Kota Solo, dikenal sebagai wilayah penyangga dengan berbagai destinasi wisata menarik. Bagi para pencinta kuliner, Sukoharjo menyimpan kekayaan rasa yang tak kalah menggoda. Daerah ini memiliki deretan kuliner khas yang ikonik, melegenda, dan terkenal bikin ketagihan.

Bagi warga lokal, kuliner Sukoharjo bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari cerita hidup dan tradisi yang diwariskan lintas generasi. Sementara bagi wisatawan, mencicipi kuliner khas Sukoharjo menjadi cara paling nikmat untuk mengenal daerah ini lebih dekat.

Berikut delapan rekomendasi kuliner khas Sukoharjo yang wajib masuk daftar wisata rasa kalian, baik bersama keluarga tercinta maupun teman-teman komunitas.

Ayam Kampung Goreng Mbah Karto Tembel

Nama Ayam Kampung Goreng Mbah Karto Tembel sudah lama menjadi legenda kuliner Sukoharjo. Berdiri sejak 1969, rumah makan ini dikenal dengan ayam kampung gorengnya yang gurih, empuk, dan kaya rasa. Ciri khasnya terletak pada sambal blondo dan sambal bawang yang pedasnya pas, membuat siapa pun ingin menambah nasi. Tempatnya luas dengan area parkir yang memadai, cocok untuk makan bersama keluarga besar dan teman-teman komunitas.

Lokasi:
Jalan Jaksa Agung R. Suprapto No.8, Gabusan, Bendosari, Sukoharjo

Jam buka:
07.00–20.00 WIB

Ayam Goreng Mbak Mulyani, Warisan Rasa Keluarga

Masih satu keluarga dengan Mbah Karto Tembel, Ayam Goreng Mbak Mulyani menawarkan ciri khas berbeda. Jika Mbah Karto terkenal dengan sambal blondo, Mbak Mulyani unggul lewat sambal bawang, trancam, dan rebusan daun pepaya yang segar. Cabangnya tersebar di beberapa titik strategis, membuat kuliner legendaris ini mudah dijangkau siapa saja.

Lokasi cabang:
Sukoharjo Kota, Tawangsari, Begajah, dan The Park Mall

Jam buka:
08.00–21.00 WIB

Soto Carikan, Soto Ayam Kampung Rasa Autentik

Dari sudut pandang pemburu kuliner legendaris, Soto Carikan adalah jawaban yang sulit ditolak. Soto ayam kampung di sini memiliki cita rasa gurih, sedikit manis, dan segar. Keunikan Soto Carikan terletak pada taburan keripik kentang di atasnya, memberi sensasi renyah yang jarang ditemukan di tempat lain. Cocok dinikmati kapan saja, bahkan sejak dini hari.

Lokasi:
Jalan Gatot Subroto No.14, Jetis, Sukoharjo

Jam buka:
03.00–00.00 WIB

Sate Kambing Pak Momo, Ikon Kuliner Pagi Hari

Bagi pencinta olahan kambing, Sate Kambing Pak Momo adalah destinasi wajib. Warung ini terkenal selalu ramai dan sering tutup sebelum siang karena dagangan habis. Selain sate kambing, tersedia juga tongseng, tengkleng, dan gulai dengan cita rasa khas. Tipsnya, datanglah pagi-pagi agar tidak kehabisan.

Lokasi:
Jalan Jend. Sudirman, depan rumah dinas Bupati Sukoharjo

Jam buka:
07.00 WIB hingga habis

Teko Jawi, Angkringan Malam Favorit Anak Muda

Menikmati malam di Sukoharjo terasa kurang lengkap tanpa mampir ke angkringan. Teko Jawi menjadi salah satu angkringan favorit berkat suasananya yang santai dan menu andalannya, nasi bakar. Selain nasi bakar, tersedia aneka sate-satean khas angkringan seperti telur puyuh, ceker, usus, dan ati ampela.

Lokasi:
Jalan Slamet Riyadi No.88, Gayam, Sukoharjo

Mie Ayam Kering Bu Marni, Sederhana tapi Nagih

Warung Lumayan Bu Marni, dikenal luas berkat mie ayam keringnya yang khas. Meski tampil sederhana, racikan bumbunya membuat banyak pelanggan rela antre. Warung ini selalu ramai, menandakan betapa kuatnya cita rasa yang ditawarkan.

Lokasi:
Jalan Kakap, Darmosari, Gayam, Sukoharjo (belakang RSUD Sukoharjo)

Jam buka:
09.00 WIB hingga habis.

Roti Widoro, Manis Lembut Sejak 1922

Roti Widoro, bukti bahwa kuliner klasik tak pernah kehilangan penggemar. Berdiri sejak 1922, roti ini dibuat menggunakan telur bebek dan gula dalam jumlah melimpah, menghasilkan rasa manis dan tekstur lembut khas. Cocok dijadikan camilan maupun oleh-oleh khas Sukoharjo.

Lokasi:
Jalan Solo–Wonogiri KM 16, Nguter, Sukoharjo

Jam buka:
08.00–21.00 WIB

Jenang Krasikan, Oleh-oleh Legendaris Sejak 1881

Menutup wisata kuliner, Jenang Krasikan layak dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Camilan berbahan beras ketan, gula merah, dan santan ini memiliki tekstur unik: renyah di luar, legit di dalam. Salah satu tempat rekomendasi membelinya adalah Adi Mulya Jenang Dodol yang telah dikenal luas oleh wisatawan.

Lokasi:
Kenep, Kedung Gudel, Kecamatan Sukoharjo

Sukoharjo, Surga Rasa di Selatan Solo
Dilihat dari sudut pandang kuliner, Sukoharjo adalah destinasi yang kaya rasa dan cerita. Dari ayam goreng legendaris hingga camilan manis berusia ratusan tahun, setiap hidangan menyimpan identitas lokal yang kuat. Jika kalian berkunjung ke Sukoharjo, pastikan perut dikosongkan. Karena sekali mencoba, dijamin ingin kembali lagi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan