Depo Sampah Yogya Kosong, Wali Kota: Sampah Tahun Baru Dua Kali Lipat


Pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta mulai dilakukan dengan mengosongkan beberapa depo sampah sebagai persiapan menghadapi peningkatan volume sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berdasarkan pantauan, depo sampah Kotabaru telah dikosongkan. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa depo sampah tersebut sudah bersih dan siap digunakan kembali setelah masa liburan berlalu.

Depo sampah Anda boleh cek hari ini ya. Saya kira hari ini, tadi sebelum ke sini saya sudah cek di Mandala Krida sudah bersih. RRI (depo Kotabaru) sudah saya tutup. Hari ini juga sudah bersih karena ada peringatan Natal. Maka (depo) RRI saya tutup, saya alihkan ke tempat lain. Dan saya akan pertahankan di Natal dan tahun baru ini supaya depo-depo ini bersih, ujar Hasto saat ditemui di UGM, Jumat (12/12).


Menurut Hasto, pengosongan dua depo sampah tersebut dilakukan untuk menampung sampah yang diprediksi meningkat selama libur Nataru, terutama pada malam pergantian tahun.

Karena kan saya tahu bahwa nanti pas malam pergantian tahun ini kan overload sampah, biasanya hampir dua kali lipat. Dan Anda tahu Malioboro itu di malam tahun baru semua orang akan masuk situ, katanya.

Selain itu, petugas akan disiapkan untuk mengimbau pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini dilakukan lantaran pengalaman sebelumnya sering kali terjadi sampah yang tidak terkontrol.

Karena pengalaman yang lalu-lalu selalu begitu (muncul sampah). Mereka lesehan di sepanjang Malioboro itu, bunderan betul-betul padat, tambahnya.

Prediksi jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta saat libur Nataru mencapai sekitar 2 juta orang.

Sampai bulan Oktober kemarin kan mencapai 7 juta-8 juta wisatawan, sehingga di peak-nya di akhir tahun ini bisa sampai 2 juta, kata Hasto.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan