
JAKARTA, nurulamin.pro
- Sebuah bangunan parkir berlantai dua yang berada di tengah pemukiman warga Jalan Arus Laut, Koja, Jakarta Utara, tiba-tiba roboh pada Kamis (25/12/2025). Peristiwa ini mengejutkan seluruh warga sekitar dan memicu kekhawatiran akan keselamatan bangunan yang terletak di area padat penduduk.
Warga bernama Ibnu Halim (47) menceritakan bagaimana detik-detik kejadian tersebut terjadi. Menurutnya, keponakannya sempat melihat ada retakan pada salah satu tiang bangunan sebelum kejadian. Ia mengatakan bahwa keponakannya langsung menjauh dari lokasi karena merasa bangunan itu tidak aman.
“Keponakan saya cerita tiangnya sudah retak, makanya dia langsung pergi,” ujarnya saat ditemui oleh tim liputan di lokasi kejadian pada Jumat (26/12/2025).
Ibnu juga menyebutkan bahwa area parkir tersebut sering dijadikan tempat bermain anak-anak, terutama saat siang atau sore hari. Saat kejadian, anak dan keponakannya sedang berada di sekitar lokasi karena sedang libur sekolah.
“Sering main di situ karena sampingnya rumah neneknya,” ucapnya.
Ia mengaku terkejut ketika mendengar suara runtuhan bangunan yang terdengar sangat keras. Saat itu, ia sedang menongkrong bersama beberapa warga lainnya di sekitar lokasi bangunan roboh itu.
“Bunyinya itu kayak dug-dug-dug, seperti batu gelinding. Kedengeran banget suaranya karena saya lagi nongkrong sama kawan-kawan,” kata Ibnu.
Saat itu, Ibnu melihat debu mengebul dari arah bangunan parkir. Ia langsung berlari ke lokasi karena khawatir anaknya menjadi korban.
"Saya lari ke sana (lihat) mobil hancur, langsung saya pikir anak saya kenapa-kenapa. Saya lari ke tempat kejadian. Alhamdulillah dicek berikutnya anak-anak enggak ada yang jadi korban," kata dia.
Ia memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Meskipun demikian, anaknya yang berada di sekitar lokasi mengalami syok akibat kejadian mendadak itu.
"Iya (syok), karena kaget, nangis juga. Dia enggak tahu apa itu yang terjadi, enggak paham," tuturnya.
Faktor Penyebab Kebocoran Bangunan
Beberapa warga mengungkapkan bahwa mereka sudah lama curiga dengan kondisi bangunan parkir tersebut. Terdapat beberapa indikasi kerusakan yang bisa dilihat, seperti retakan pada dinding dan tiang, serta kebocoran air yang sering terjadi. Namun, tidak ada tindakan nyata yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangunan tersebut.
- Beberapa warga mengatakan bahwa mereka pernah melaporkan masalah ini kepada pihak berwajib, tetapi tidak ada respons yang signifikan.
- Tidak ada tanda-tanda peringatan atau pengumuman resmi tentang bahaya yang mengancam bangunan tersebut.
- Pemilik bangunan atau pengelola tidak pernah melakukan pemeriksaan rutin terhadap struktur bangunan.
Dampak terhadap Warga Sekitar
Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga sekitar. Banyak dari mereka yang merasa tidak aman karena bangunan tersebut berada di tengah pemukiman. Selain itu, kejadian ini juga membuat para orang tua lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar area yang dianggap rawan.
- Anak-anak yang biasa bermain di sekitar lokasi kini harus diawasi lebih ketat.
- Beberapa warga mengungkapkan rasa takut dan tidak percaya terhadap sistem pengawasan bangunan di daerah tersebut.
- Masyarakat mulai mempertanyakan tanggung jawab pihak berwenang dalam menjaga keamanan infrastruktur umum.
Langkah yang Dilakukan Setelah Kejadian
Setelah kejadian, pihak berwenang dan petugas darurat segera datang ke lokasi untuk mengecek kondisi bangunan dan memastikan tidak ada korban jiwa. Mereka juga memberi informasi kepada warga agar tidak mendekati area yang masih dalam kondisi rentan.
- Tim penyelamat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan yang roboh.
- Petugas membersihkan puing-puing dan memastikan jalanan tidak terganggu.
- Warga diminta untuk tetap tenang dan menghindari area yang belum aman.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Kepedulian terhadap keamanan infrastruktur harus terus ditingkatkan, terutama di daerah yang padat penduduk. Dengan adanya langkah-langkah preventif dan pengawasan yang baik, risiko kecelakaan semacam ini dapat diminimalisir.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar