Detik-detik Presiden Terhenti Akibat Gempa M 6,5

Gempa Bumi Magnitudo 6,5 Mengguncang Meksiko

Pada Jumat (2/1/2026), gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Meksiko. Gempa ini menyebabkan sejumlah kerusakan dan menewaskan dua orang. Peristiwa tersebut terjadi tepat saat Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, sedang mengadakan konferensi pers pertamanya.

Dalam video yang beredar, Sheinbaum sedang memberikan pidatonya di depan para jurnalis dan juru kamera. Tiba-tiba, alarm berbunyi. Sheinbaum segera menyela pidatonya dan secara tenang mengumumkan adanya gempa. "Ada gempa, mari semuanya keluar dengan tenang," katanya sambil tetap tenang dan tidak menunjukkan tanda-tanda panik.

Setelah itu, Sheinbaum berjalan dengan tenang menjauhi podium, turun dari panggung, dan keluar ruangan. Para jurnalis dan hadirin di lokasi konferensi pers juga segera berdiri dan mengikuti Sheinbaum keluar ruangan. Tak lama setelah gempa, dia melanjutkan konferensi persnya.

Menurut laporan dari Associated Press, pusat gempa berada di dekat kota San Marcos di Negara Bagian Guerrero. Di beberapa tempat, warga berlarian ke jalan setelah mendengar alarm dari sistem Peringatan Seismik Meksiko. Sistem ini diberlakukan setelah gempa bumi besar tahun 1985 yang menewaskan sedikitnya 5.000 orang.

Banyak video menunjukkan bangunan-bangunan berguncang di Mexico City dan mobil-mobil bergetar di Acapulco, Guerrero. Badan pertahanan sipil Negara Bagian Guerrero melaporkan bahwa terjadi beberapa tanah longsor di sekitar Acapulco dan di sejumlah titik jalan raya.

Gubernur Guerrero, Evelyn Salgado, menyatakan bahwa seorang wanita berusia 50 tahun meninggal ketika rumahnya runtuh. Pihak berwenang juga melaporkan bahwa sebuah rumah sakit di Chilpancingo, ibu kota Guerrero, mengalami kerusakan struktural yang parah dan sejumlah pasien dievakuasi.

Jose Raymundo Diaz Taboada, seorang dokter dan pembela hak asasi manusia yang tinggal di salah satu puncak yang mengelilingi Acapulco, mengatakan bahwa ia mendengar suara gemuruh yang kuat dan semua anjing di lingkungan sekitar mulai menggonggong. "Pada saat itu, peringatan seismik berbunyi di ponsel saya. Dan kemudian guncangan mulai terasa kuat dengan banyak suara," ujarnya.

Diaz Taboada menambahkan bahwa guncangan tersebut lebih ringan daripada beberapa gempa sebelumnya. Ia telah menyiapkan ransel berisi perlengkapan penting untuk bersiap-siap mengungsi karena gempa susulan terus berlanjut. Ia mengatakan bahwa tidak dapat menghubungi beberapa temannya yang tinggal di sepanjang Costa Chica di tenggara Acapulco karena komunikasi terputus.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan