Ridwan Kamil Digugat Cerai oleh Atalia Praratya
Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat, kembali menjadi sorotan setelah digugat cerai oleh istrinya, Atalia Praratya, di Pengadilan Agama Bandung. Gugatan ini dilayangkan setelah 29 tahun membina rumah tangga bersama. Meski penyebab pasti dari perpisahan ini belum diketahui secara jelas, sidang pertama akan digelar pada Rabu (17/12/2025).
Peristiwa ini memicu kembali perhatian publik terhadap curhatan lawas Ridwan Kamil yang sempat viral beberapa waktu lalu. Pada saat itu, ia mengaku sangat membutuhkan sang istri hingga akhir hayatnya.
Pilih Istri Dibanding Anak
Pada sebuah podcast YouTube Denny Sumargo pada tahun 2021 silam, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa ia lebih memilih istri daripada anak dalam masa tuanya. Pertanyaan tersebut muncul ketika Denny Sumargo bertanya kepada Ridwan, jika harus memilih antara istri dan anak, mana yang akan dipilih.
"Kalau boleh memilih ya kang, pilih istri atau anak di masa tua?" tanya Denny.
"Jawabannya adalah istri," jawab Ridwan.
Densu, panggilan akrab Denny Sumargo, penasaran dengan alasan Ridwan. Ia menjelaskan bahwa istri akan selalu menemani hingga akhir hayatnya, sementara anak akan memiliki kehidupan sendiri.

"Anak itu titipan Tuhan, jadi kita tidak bisa memiliki mereka. Mereka hanya dititipkan kepada kita. Di usia nanti, anak kita akan berpisah dari kita untuk menjemput takdirnya sendiri. Pada saat itu, istri kita kan ikut kalau kita ditakdirkan sampai tua dan berakhir dengan kematian kita. Jadi, sebagai manusia yang butuh perhatian, saya butuh istri saya sampai akhir hayat saya," jelas Ridwan.
Curhatan Atalia Praratya
Di sisi lain, curhatan Atalia Praratya juga kembali viral. Ia mengungkapkan bahwa hidupnya telah melalui berbagai ujian, baik di dalam maupun luar keluarga. Salah satu ujian terberat adalah kematian putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, pada 2022 lalu.

"Saya sudah mengalami berbagai macam ujian dalam hidup, saya sudah kehilangan anak saya, pokoknya banyak banget macam-macam, di keluarga maupun di luar keluarga. Nah sudah sedalam itu saya diuji, maka saya fokusnya sudah berbeda sekarang dengan dulu gitu," kata Atalia.
Ia mengaku kini tidak lagi tertarik mengembangkan karier. Wanita berusia 52 tahun ini hanya ingin indah di mata Allah SWT. Atalia pun ikhlas menerima semua takdir yang tertulis untuknya.
"Mungkin dulu masih ada keinginan 'Ih kapan-kapan mungkin bisa enggak ya jadi menteri' misalnya gitu, sekarang tuh udah enggak begitu. Sekarang fokus saya cuma satu, saya ingin indah di mata Allah, asli. Ketika saya, yang paling berat itu kan diambil anak laki-laki saya, itu udah sampai paling bawah 'Udahlah sekarang saya rela mau diapain aja, diberikan tugas apa saja, diberikan jalan apa saja, saya mau ikut,'" ujarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar