Dinas LH DKI Angkut 91,41 Ton Sampah Perayaan Tahun Baru Jakarta


JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta berhasil mengangkut sebanyak 415 meter kubik atau setara dengan 91,41 ton sampah dari berbagai acara perayaan Tahun Baru 2026 yang digelar di beberapa wilayah ibu kota.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan bahwa pengangkutan sampah dilakukan oleh ribuan petugas dan armada pengangkut sampah yang dikerahkan sejak Rabu (31/12/2025) hingga Kamis (1/1/2026) pagi.

“Ribuan petugas dan armada pengangkut sampah dikerahkan untuk memastikan Jakarta bersih sebelum warga beraktivitas,” ujar Asep dalam keterangannya.

Pembersihan dilakukan di sejumlah titik utama perayaan, seperti Bundaran HI, Jalan Sudirman–MH Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, dan Semanggi. Selain itu, wilayah lain yang juga ditangani antara lain SCBD, Bursa Efek Indonesia, Monas, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, serta kawasan Istiqlal.

Proses pembersihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari, meskipun terjadi hujan ringan dan jumlah pedagang kaki lima meningkat.

“Mejelang Subuh tuntas semua, Jakarta kembali kinclong,” ucap Asep.

Menurut Asep, angka sampah sisa perayaan Tahun Baru 2026 ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 132 ton.

Penurunan ini tidak terlepas dari konsep perayaan Tahun Baru yang lebih sederhana. Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menjaga kebersihan.

“Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman, dan bersih,” kata Asep.

Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta berlangsung reflektif, dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Semangat kebersamaan ini sejalan dengan upaya menjaga kebersihan, ketertiban, dan nilai kemanusiaan di ruang publik ibu kota.

Berikut adalah beberapa titik lokasi yang menjadi fokus pembersihan:

  • Bundaran HI
  • Jalan Sudirman–MH Thamrin
  • Sarinah
  • Dukuh Atas
  • Semanggi
  • SCBD
  • Bursa Efek Indonesia
  • Monas
  • Patung Pemuda Membangun
  • Lapangan Banteng
  • Kawasan Istiqlal

Faktor Penyebab Penurunan Sampah

Beberapa faktor yang berkontribusi pada penurunan jumlah sampah antara lain:

  • Konsep perayaan yang lebih sederhana dan minim limbah
  • Kesadaran masyarakat yang meningkat dalam menjaga kebersihan
  • Keterlibatan petugas dan armada pengangkut sampah yang optimal

Upaya Menjaga Kebersihan Kota

Dalam rangka menjaga kebersihan kota, Dinas LH DKI Jakarta melakukan koordinasi yang baik dengan instansi terkait dan masyarakat. Hal ini dilakukan agar tidak ada sampah yang tersisa di area publik.

Selain itu, para petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Perayaan yang Lebih Ramah Lingkungan

Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta menunjukkan adanya pergeseran ke arah yang lebih ramah lingkungan. Masyarakat dan penyelenggara acara lebih memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas mereka.

Beberapa inisiatif yang dilakukan antara lain:

  • Penggunaan bahan-bahan daur ulang
  • Pembatasan penggunaan plastik sekali pakai
  • Penyediaan tempat sampah yang cukup

Kesimpulan

Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta berjalan dengan lancar dan rapi. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan petugas, Jakarta tetap terlihat bersih dan nyaman.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kesadaran akan kebersihan lingkungan semakin meningkat di kalangan masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan