Bantuan BTN untuk Korban Bencana di Wilayah Sumatera

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) telah menyalurkan bantuan senilai Rp 13,17 miliar kepada korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BTN, dengan cakupan yang mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti paket sembako, makanan siap saji, perlengkapan tidur, susu dan kebutuhan bayi, obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya.
Respons Cepat BTN Terhadap Bencana
BTN langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi korban dan wilayah terdampak, sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana yang terjadi pada akhir November 2025. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa bantuan ini mencerminkan kepedulian perseroan terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana. Ia berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.
“Bantuan yang BTN salurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana di Sumatera di masa pemulihan agar mereka dapat menjalani hidup seperti sediakala. BTN akan terus mendukung proses pemulihan pascabencana melalui berbagai bentuk bantuan yang dibutuhkan, baik dari perseroan maupun melalui koordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak lainnya,” ujar Nixon di Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Kolaborasi dengan Pihak Terkait
BTN menjadi salah satu bank yang paling awal mendatangi lokasi bencana. Jajaran direksi meninjau sekaligus menyalurkan bantuan ke Sibolga dan Medan di Sumatera Utara, Padang di Sumatera Barat, serta Langsa dan Takengon di Aceh. Melalui program BTN Peduli, perseroan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, universitas, serta unsur masyarakat setempat untuk mempercepat distribusi bantuan dan memastikan pemerataan.
Di Aceh, BTN bekerja sama dengan Bank Syariah Nasional dalam penyaluran bantuan melalui Universitas Syiah Kuala, Universitas Islam Negeri Ar Raniry, serta Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Di Sumatera Barat, bantuan disalurkan melalui Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Pemerintah Kota Padang, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Di Sumatera Utara, BTN menggandeng organisasi Huria Kristen Batak Protestan yang memiliki jaringan relawan di wilayah terdampak banjir. Selain logistik, BTN juga menyediakan beasiswa bagi 250 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang terdampak bencana.
Partisipasi dalam Program Kemanusiaan Bersama BUMN
BTN juga terlibat dalam program bantuan yang digerakkan Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN. Program ini melibatkan 1.066 relawan dari berbagai perusahaan BUMN serta 109 armada truk bantuan kemanusiaan. Dalam program tersebut, BTN mengerahkan enam truk bantuan dari Kualanamu, Medan. Truk membawa bahan pangan, air bersih, perlengkapan bayi, serta kebutuhan darurat lainnya.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando menyampaikan bahwa BTN juga mengirimkan tim langsung ke tiga provinsi terdampak. Penyaluran bantuan didukung koordinasi bersama TNI, termasuk penggunaan pesawat Hercules. BTN menggandeng mitra universitas karena banyak mahasiswa, dosen, dan keluarga mereka terdampak bencana. Kampus turut mengerahkan relawan untuk menjangkau wilayah terdampak.
“BTN berinisiatif untuk langsung terjun mengirimkan tim ke tiga daerah terdampak bencana, dibantu koordinasi dengan TNI untuk penyaluran bantuan yang diangkut menggunakan pesawat Hercules. Kami juga bekerja sama dengan mitra universitas karena banyak mahasiswa, pengajar, dan keluarga mereka yang terdampak. Kampus-kampus tersebut turut mengerahkan tim relawan untuk menjangkau wilayah terdampak,” kata Ramon.
Posko Kesehatan dan Dapur Umum
Selain logistik, BTN mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan tempat pengungsian di empat wilayah terdampak banjir di Aceh. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Bireuen. Ramon menambahkan bahwa BTN memberi perhatian kepada karyawan terdampak banjir, termasuk tenaga alih daya, melalui dukungan moral.
BTN juga mengupayakan pemulihan operasional kantor cabang terdampak banjir, seperti di Sibolga, Langsa, dan Takengon, agar layanan kepada nasabah tetap berjalan. “Kami memastikan operasional kantor cabang dapat segera berjalan normal kembali, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan nasabah tetap terjaga,” ujar Ramon.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar