
ACEH TAMIANG, nurulamin.pro
Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sedang melakukan pembangunan rumah sementara untuk para korban yang terdampak banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera.
Pada hari Kamis (1/1/2026), sejumlah ratusan rumah sementara akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Aceh Tamiang. Rumah sementara ini ditujukan bagi warga yang mengalami kerusakan parah atau kehilangan rumah akibat bencana alam tersebut.
Dari laporan jurnalis Kompas TV, Emirsyah Purba, setiap unit Huntara memiliki ukuran 4,5 meter x 4 meter. Setiap bangunan dibangun dengan susunan yang saling terhubung satu sama lain. Di dalamnya dilengkapi dengan beberapa furniture dasar seperti:
- Dua tempat tidur berukuran 120x200 cm yang sudah dilengkapi bantal dan selimut
- Satu buah lemari
- Satu kipas angin
Di bagian depan setiap unit Huntara terdapat satu pintu, satu jendela, serta sebuah pot tanaman sebagai penambah kesan nyaman. Namun, sayangnya, setiap unit belum dilengkapi dengan kamar mandi.
Untuk fasilitas seperti kamar mandi, dapur, hingga area menjemur pakaian, tersedia di luar unit Huntara. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah telah mempertimbangkan kebutuhan dasar para penghuni.
Proses pendataan untuk pembagian Huntara telah dilakukan oleh pemerintah kepada warga yang terdampak bencana. Mereka yang akan tinggal di Huntara adalah para korban banjir bandang dan longsor yang rumahnya rusak parah atau hilang sepenuhnya.
Selain itu, pembangunan rumah sementara ini juga dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang cukup memadai agar dapat digunakan sebagai tempat tinggal sementara yang layak.
Pembangunan Huntara ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Dengan adanya rumah sementara ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat proses pemulihan berlangsung.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan Huntara antara lain:
- Ketersediaan air bersih
- Akses ke fasilitas umum
- Keamanan lingkungan
- Pemeliharaan infrastruktur
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan solusi jangka pendek bagi korban bencana, sambil menunggu pembangunan rumah permanen yang lebih stabil dan tahan lama.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar