Dishub Bantul Siapkan Personel dan Petakan Jalur Berisiko Jelang Nataru

Dishub Bantul Siapkan Personel dan Petakan Jalur Berisiko Jelang Nataru

Persiapan Dishub Bantul Jelang Libur Nataru

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul tengah mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi dalam menghadapi momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta keamanan di jalanan.

Personel yang Diterjunkan

Menurut Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, setidaknya ada 50 personel yang akan diterjunkan selama momen Nataru. Mereka akan bertugas untuk memantau kondisi lalu lintas serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang berpergian.

"Kami saat ini masih dalam taraf persiapan untuk pembagian petugas keamanan. Kami, di Dishub Bantul ada sekitar 50 personel yang terjun selama Nataru," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan dukungan personel di pos terpadu yang didirikan oleh Dishub DIY di dekat Jembatan Kabanaran. Lokasi tersebut menjadi penghubung antara Kabupaten Bantul dan Kulon Progo.

Fokus Pada Titik Strategis

Selama libur Natal, fokus utama Dishub Bantul adalah pada tempat-tempat peribadatan seperti gereja-gereja. Sementara itu, untuk malam pergantian tahun baru, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dishub DIY dan Polres Bantul.

"Pas momen Natal, kami fokus ke tempat-tempat peribadatan di gereja-gereja. Dan untuk malam pergantian tahun baru, kami akan melakukan koordinasi dengan Dishub DIY dan Polres Bantul. Itu baru direncanakan untuk rapat bersama," jelasnya.

Tidak hanya itu, Dishub Bantul juga akan bertugas di titik strategis atau titik kumpul masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun. Pengamanan akan dilakukan secara mobile.

"Misalnya di depan Pasar Bantul, Lapangan Paseban, seputar Gabusan, hingga di jalan rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas juga akan kami tempatkan personel untuk membantu kelancaran mobilitas masyarakat," tambah Singgih.

Pemetaan Lokasi Rawan

Lebih lanjut, Dishub Bantul telah melakukan pemetaan lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan. Beberapa di antaranya tersebar di Jalan Parangtritis, Jalan Bantul, Jalan Jalur Lintas Selatan, dan Jalan Wonosari.

Namun, dalam pengamanan dan pengawasan Nataru, pihaknya tetap memprioritaskan jalan-jalan di Kabupaten Bantul.

"Untuk jalan di daerah longsor mungkin yang lebih tahu secara detail kondisinya dari teman-teman Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul. Jadi, kalau misalnya diminta untuk supporting personel, maka kita akan siap," paparnya.

Pengamanan Di Jalan Cinomati

Selama momen Nataru, pihaknya juga akan menempatkan personel di Jalan Cinomati. Sebab, jalan tersebut rawan kecelakaan, sehingga kendaraan besar dilarang melintasi Jalan Cinomati.

"Akses Jalan Cinomati akan dibatasi seperti biasanya. Kalau dari dulu kan memang kendaraan besar dilarang melintas di sana, tapi masih ada satu dua yang melintas. Maka, kami akan melakukan pengamanan di sana," tutup dia.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan