Ditjen PAS Buka Suara soal Kekasih Tak Bisa Hubungi Ammar Zoni di Lapas Nusakambangan

Ditjen PAS Buka Suara soal Kekasih Tak Bisa Hubungi Ammar Zoni di Lapas Nusakambangan

Polemik Komunikasi Ammar Zoni dan Dokter Kamelia

Sejumlah isu mengenai kesulitan komunikasi antara aktor Ammar Zoni dengan kekasihnya, Dokter Kamelia, kembali mencuat setelah pernyataan terkait kendala akses di Lapas Nusakambangan menjadi sorotan publik. Isu ini memicu berbagai spekulasi dan wacana di kalangan masyarakat.

Di tengah situasi yang sedang ramai dibahas, pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) memberikan penjelasan resmi mengenai aturan komunikasi untuk narapidana berisiko tinggi seperti Ammar Zoni. Menurut informasi yang diberikan, seluruh bentuk komunikasi yang dilakukan oleh tahanan berisiko tinggi tetap diatur dengan ketat demi menjaga keamanan dan standar operasional lapas.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, menegaskan bahwa regulasi mengenai akses komunikasi untuk tahanan high risk hingga saat ini belum berubah. Meski aturan tersebut terkesan ketat, fasilitas komunikasi tetap tersedia selama sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Karena yang bersangkutan adalah warga binaan high risk, jadi memang ada ketentuannya. Tapi komunikasi tetap diberikan," ujar Rika di kantor Ditjen PAS, kawasan Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).

Rika menjelaskan bahwa hambatan komunikasi yang dialami Kamelia bukan disebabkan oleh pembatasan sepihak dari pihak lapas. Namun, hal itu lebih disebabkan oleh status hubungan yang belum masuk ke dalam kategori pihak yang diizinkan berkomunikasi langsung dengan tahanan.

Menurut regulasi yang berlaku, akses komunikasi hanya diberikan kepada pengacara dan keluarga inti, bukan kepada kekasih.

"Kalau kekasih kan bukan istri ya. Jadi belum masuk aturan kami. Yang diperbolehkan itu pengacara dan keluarga kandung," jelasnya.

Ia juga menepis klaim yang menyebut bahwa Ammar Zoni tidak mendapatkan akses komunikasi selama dua pekan. Rika menegaskan bahwa catatan lapas menunjukkan bahwa Ammar tetap memperoleh jatah komunikasi secara rutin.

Setiap minggu itu Ammar Zoni diberikan waktu komunikasi. Saya ingat di November hampir setiap minggu. Kemarin juga sudah sempat. Jadi kalau dibilang dua minggu tidak ada komunikasi, saya kurang tahu yang bilang itu siapa, tegasnya.

Dengan demikian, Ditjen PAS memastikan bahwa seluruh prosedur komunikasi untuk Ammar Zoni tetap berjalan sesuai aturan, dan tidak ada pembatasan yang bersifat diskriminatif.

Kondisi Komunikasi di Lapas Nusakambangan

Komunikasi antara narapidana dan pihak luar memang diatur dengan sangat ketat, terutama untuk tahanan yang memiliki risiko tinggi. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan stabilitas lingkungan lapas. Aturan ini berlaku umum bagi semua tahanan, termasuk Ammar Zoni.

Beberapa pihak mempertanyakan apakah aturan ini diterapkan secara adil atau tidak. Namun, pihak Ditjen PAS menegaskan bahwa semua prosedur dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

  • Dalam hal ini, pihak lapas memastikan bahwa setiap tahanan tetap memiliki hak untuk berkomunikasi, asalkan memenuhi syarat yang ditetapkan.
  • Proses komunikasi ini biasanya dilakukan melalui telepon atau kunjungan, tergantung pada jenis izin yang diberikan.
  • Untuk tahanan high risk, izin komunikasi biasanya lebih terbatas, namun tetap diberikan sesuai dengan prosedur.

Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Regulasi

Regulasi mengenai akses komunikasi untuk tahanan sangat jelas dan terstruktur. Setiap tahanan harus memenuhi beberapa kriteria sebelum bisa diberikan izin komunikasi dengan pihak luar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa komunikasi tidak digunakan untuk tujuan yang tidak sah atau membahayakan keamanan.

  • Pengacara dan keluarga inti adalah pihak yang paling sering diberikan akses komunikasi.
  • Keberadaan kekasih atau orang lain yang tidak termasuk dalam kategori tersebut akan dianggap sebagai pihak luar yang tidak diizinkan.
  • Dalam kasus Ammar Zoni, kekasihnya belum memenuhi syarat untuk diizinkan berkomunikasi langsung.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, polemik yang terjadi mengenai komunikasi Ammar Zoni dan Dokter Kamelia menunjukkan pentingnya pemahaman tentang regulasi yang berlaku di lapas. Meskipun terdapat batasan, pihak lapas tetap memastikan bahwa setiap tahanan memiliki akses komunikasi yang sesuai dengan aturan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kestabilan lingkungan lapas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan