
Perayaan Doa Akhir Tahun dan Santunan untuk Anak Yatim Piatu serta Lansia
Pemerintah Desa Ujungtebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menggelar acara doa akhir tahun 2025 yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim piatu dan lansia. Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 31 Desember 2025, dan dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Hadirnya kedua pejabat tersebut mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat dan pemerintah desa. Acara sosial ini menjadi momen penting untuk memperkuat rasa persatuan dan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Kepala Desa Ujungtebu, Enjat Sudrojat, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Mendes PDT dan Bupati Serang terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di desa. Menurut Enjat, doa bersama dan santunan ini menjadi momentum untuk memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai marabahaya dan bencana, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim piatu dan lansia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Yandri Susanto dan Ibu Bupati Serang yang telah hadir dan memberikan dukungan. Kegiatan doa akhir tahun ini menjadi pengingat akan pentingnya peran semua pihak dalam meningkatkan perhatian terhadap kelompok masyarakat rentan,” ujar Enjat.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa Ujungtebu, jumlah anak yatim piatu di wilayah tersebut mencapai 70 orang, sedangkan lansia mencapai 130 orang. Seluruh penerima santunan mendapatkan bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial dari pemerintah desa bersama para pihak terkait.
Selain Menteri Desa dan Bupati Serang, kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Ciomas Ugun Gurmilang, tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur pemerintahan desa, serta warga Desa Ujungtebu. Acara ditutup dengan doa bersama agar masyarakat Desa Ujungtebu senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta keberkahan dalam menyongsong tahun baru 2026.
Partisipasi Berbagai Pihak dalam Kegiatan Sosial
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam acara ini antara lain:
- Partisipasi Menteri dan Bupati: Kehadiran Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta Bupati Serang menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap program-program sosial di tingkat desa.
- Dukungan Masyarakat: Keberhasilan acara tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat setempat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.
- Program Santunan: Santunan diberikan kepada anak yatim piatu dan lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.
Pentingnya Kegiatan Sosial dalam Masyarakat
Kegiatan seperti ini memiliki makna penting dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial. Dengan adanya doa bersama dan santunan, masyarakat bisa merasa lebih dekat satu sama lain dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan hidup.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah desa, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Hal ini membantu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan
Doa akhir tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Desa Ujungtebu bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial. Dengan adanya santunan bagi anak yatim piatu dan lansia, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam membangun lingkungan yang lebih harmonis dan penuh kasih sayang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar