Doa Pagi Terbaik untuk Rezeki, Anjuran Nabi

Bacaan Doa Paga Rasulullah SAW untuk Memohon Rezeki yang Berkah

Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berdoa. Salah satu contoh yang bisa diikuti adalah doa pagi yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam doa tersebut, beliau memohon kepada Allah agar diberikan rezeki yang berkah dan baik, terutama sebelum pergi mencari nafkah untuk keluarga.

Berikut ini beberapa bacaan doa pagi yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW:

Doa Pagi Rasulullah untuk Memohon Rezeki

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Nabi juga mengajarkan doa berikut setelah shalat Subuh atau pada waktu pagi hari: اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqan toyyibaa wa ‘amalan mutaqabbalaa
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah).

Selain itu, Abu Hurairah RA meriwayatkan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang dibaca ketika pagi hari sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, halaman 63: اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.
Artinya, “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

Doa Pagi yang Lainnya

Imam An-Nawawi juga mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim: أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ
Ashbahnā wa ashbahal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.
Artinya, “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,”

Doa Pagi Hari Islam untuk Kelancaran Urusan

Doa pagi hari Islam adalah tindakan spiritual yang umat Muslim lakukan setiap pagi sebelum memulai aktivitas mereka. Tujuan utama dari doa ini adalah memohon perlindungan dan bimbingan dari Allah SWT untuk mengawali hari dengan baik. Beberapa doa pagi yang umumnya dibaca oleh umat Muslim mencerminkan kesadaran akan ketergantungan kepada Allah dan harapan agar segala urusan dalam hari tersebut dimudahkan oleh-Nya.

Rasulullah SAW pernah mengajarkan doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap pagi. Berikut bacaan doanya: اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.
Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

Selain dapat membaca doa tersebut, agar segala urusan dilancarkan dan dimudahkan, kita juga diperkenankan membaca doa pagi hari Islam, yang terdapat dalam Al-Quran surah Thaha ayat 25 hingga 28: رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbis rahlii shadrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqahu qaulii.
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku."

Doa Pagi Hari Islam untuk Mencari Rezeki Halal

Rezeki halal adalah rizki yang diperoleh secara sah sesuai dengan ajaran agama, yang akan membawa berkah, kedamaian, dan keberkahan dalam kehidupan. Mencari rezeki halal juga merupakan kewajiban bagi umat Muslim, yang akan mendatangkan kebaikan dan menjauhkan dari dosa dan akibat buruk yang dapat muncul jika mencari rezeki dengan cara yang tidak sah atau haram.

Setiap memulai pekerjaan di pagi hari untuk mencari rezeki halal, sebagai Muslim kita disunahkan membaca doa agar diberikan kelancaran. Berikut bacaan doanya: اَللّهُمَّ ارْزُقْنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً طَيِّباً, وَاسْتَعْمِلْنِيْ طَيِّباً. اَللّهُمَّ اجْعَلْ اَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّيْ وَانْقِطَاعِ عُمْرِيْ. اَللّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ, وَاَغِْننِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ رِزْقًا وَاسِعًا نَافِعًا. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ نَعِيْمًا مُقِيْمًا, اَلَّذِيْ لاَ يَحُوْلُ وَلاَ يَزُوْلُ.
Allahummarzuqnii rizqan halaalan thayyiban, wasta'milnii thayyiban. Allahummaj'al ausa'a rizqika 'alayya 'inda kibari sinnii wanqithaa'i 'umrii. Allahummakfinii bihalaalika 'an haraamika wa aghninii bifadhlika 'amman siwaaka. Allahumma innii as-aluka rizqan waasi'an naafi'an. Allahumma innii as-aluka na'iimaan muqiiman, alladzii laa yahuulu wa laa yazuulu
Artinya: "Ya Allah, berilah padaku rezki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezekiku itu paling luas ketika tuaku dan ketika lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezki-Mu yang halal daripada yang haram dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu rezki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu nikmat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang."

Doa Pagi Hari Islam untuk Petunjuk

Memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT sebelum mengawali hari adalah penting karena itu adalah tindakan kesadaran akan ketergantungan kepada Allah sebagai Pencipta. Dengan berdoa, kita mencari arahan-Nya dalam menjalani hari, meminta agar tindakan dan keputusan kita sesuai dengan kehendak-Nya, dan memohon perlindungan dari godaan dan kesalahan. Ini membantu kita menjalani hari dengan kesadaran spiritual, menjauhi keputusan yang salah, dan mencari berkah dalam setiap langkah kehidupan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membaca doa pagi hari Islam untuk memohon petunjuk jalan yang lurus. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut: رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
Rabbanaa aatinaa minladunka rahmataw-wahayyi lanaa min amrinaa rosyada.
Artinya: “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Doa Pagi Hari Islam untuk Menghadapi Cobaan

Mengajukan permohonan kepada Allah agar cobaan dan beban hidup diringankan adalah tindakan yang sangat diperbolehkan dalam Islam. Ini mencerminkan kesadaran umat Muslim bahwa Allah adalah Penyelamat dan Penolong dalam menghadapi cobaan hidup.

Memohon agar diringankan beban juga menunjukkan tawakal kepada Allah dan keyakinan bahwa Dia Maha Kuasa untuk mengubah keadaan. Dengan doa ini, umat Muslim berharap agar Allah memberikan kemudahan dalam menghadapi cobaan dan memberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Berikut adalah bacaan doa pagi hari Islam, untuk memohon diringankan beban,yang tertuang dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 286: رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ
Rabbana laa tuaa-khidzna innasiina au akhtho'na, rabbana wala tahmil 'alaina ishran kama hamaltahu 'alalladziina min qablina, rabbana wala tuhammilna ma la thooqatalanabih, wa'fu'anna waghfirlana warhamna, anta maulana fansurna 'alal qaumilkaafiriin.
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan