Surat Al-Waqiah: Arti, Keutamaan, dan Doa Setelah Membacanya
Surat Al-Waqiah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki makna mendalam. Surat ini terdiri dari 96 ayat dan memiliki arti "hari kiamat". Dalam Al-Qur’an, surat Al-Waqiah tidak hanya menjadi pengingat tentang hari akhir, tetapi juga membahas berbagai hal penting seperti kehidupan di surga dan neraka, serta bagaimana manusia harus bersiap menghadapi perhitungan di akhirat.
Selain itu, surat Al-Waqiah juga memiliki keutamaan jika dibaca secara rutin setelah salat fardu. Salah satu keutamaannya adalah dilancarkannya rezeki dan dimudahkannya semua urusan kita di dunia. Dengan membaca surat ini secara teratur, kita bisa merasa lebih dekat dengan Allah SWT dan memperoleh keberkahan dalam hidup.
Makna Surat Al-Waqiah
Surat Al-Waqiah bermakna gambaran utama adanya hari akhir atau hari kiamat. Ayat suci ini juga mengisahkan ridho Allah SWT, adanya hari pembalasan, serta hal yang perlu dipersiapkan saat hari akhir datang. Jika ditilik secara bahasa, Al-Waqiah memiliki arti kiamat. Hal ini ditegaskan dalam beberapa sumber, termasuk buku berjudul Rahasia Dahsyat Al-Fatihah, Ayat Kursi dan Al-Waqiah untuk Kesuksesan Karier dan Bisnis oleh Ustadz Ramadhan AM.
Penamaan surat Al-Waqiah diambil dari lafal Al-Waqiah yang ada pada ayat pertama surat ini. Surat ini lahir sebagai pengingat adanya kenikmatan bagi penghuni di surga atau Ashab al-Yamin dan siksa di neraka atau Ashab al-Syimal. Berdasarkan arti surat Al-Waqiah pada ayat 35-38, dikisahkan tentang gambaran kenikmatan dan kebahagiaan yang diterima oleh orang-orang yang taat kepada Allah. Kaum yang tunduk kepada Allah ini disebut dengan golongan kanan.
Keutamaan Membaca Surat Al-Waqiah
Surat Al-Waqiah di dalamnya membahas mengenai hari kiamat yang akan terjadi di bumi dan apa saja kenikmatan yang akan diperoleh orang-orang yang bertakwa. Disebutkan terdapat tiga golongan manusia yang akan menerima balasan sesuai dengan apa yang sudah mereka lakukan selama hidup di dunia.
Bagi mereka yang termasuk ke dalam golongan As-Sabiqun akan kekal di surga dan mendapat berbagai kenikmatan yang tiada tara. Sementara itu, golongan Ashab al-Yamin sudah disediakan pohon bidara yang tidak berduri, pohon pisang yang penuh dengan buah, kasur-kasur yang luas, serta pasangan hidup yang tiada taranya dibandingkan saat di alam dunia. Terakhir, ada golongan Ashab al-Syimal sebagai golongan kiri yang diseret ke dalam neraka dan penuh dengan penderitaan.
Membaca surat Al-Waqiah akan mendapatkan keutamaan terlindung dari kefakiran. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca surat Al-Waqiah setiap malam, niscaya tidak akan tertimpa kemiskinan selamanya.” Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa surat Al-Waqiah merupakan surat kekayaan. Maka dari itu, dianjurkan untuk membacanya supaya Allah SWT tidak menimpakan kemiskinan kepadanya. Ada pula anjuran untuk mengajarkan surat ini kepada istri dan anak-anak mereka.
Waktu yang Tepat Membaca Surat Al-Waqiah
Adapun waktu yang dianjurkan untuk membaca surat Al-Waqiah beserta dengan doa setelah membaca surat Al-Waqiah yakni rutin dua kali sehari. Tepatnya yaitu setelah salat subuh dan usai salat ashar. Sebab, surat ini termasuk dianjurkan bagi hamba Allah SWT yang ingin dilapangkan rezekinya.
Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa membaca surat Al-Waqiah setiap hari akan melapangkan pintu rezeki. Dalam sebuah hadis disebutkan: “Siapa pun yang membaca surat Al-Waqiah setiap hari, dalam satu majelis membaca 40 kali, dan selama 40 hari, maka Allah akan melapangkan pintu rezeki tanpa ada kesulitan di dalamnya. Bahkan Allah akan mengalirkan rezeki itu terus menerus hingga ke berbagai penjuru dunia, akan banyak keberkahan yang kita dapatkan.”
Macam-Macam Doa Setelah Membaca Surat Al-Waqiah

Doa setelah membaca surat Al-Waqiah ada beberapa versi. Bacaan doa ini berbeda, namun tidak akan mengurangi keberkahannya jika diniatkan untuk Allah SWT. Beberapa bacaan doa tersebut adalah sebagai berikut:
-
Bacaan doa setelah membaca surat Al-Waqiah الّلهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِحَقِّ سُوْرَةِ الْوَاقِعَةِ وَأَسْرَارِهَا أنْ تُيَسِّرَلِيْ رِزْقِي كَمَا يَسَّرْتَهُ لِكَثِيْرٍ مِن خَلْقِكَ يَا ألله يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan kebenaran surat Waqiah dan rahasia-rahasianya, agar Engkau berkenan memudahkan rezekiku sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhluk-Mu, ya Allah, ya robbal ‘alamin."
-
Bacaan doa panjang setelah membaca surat Al-Waqiah اَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِاْليَسَارِ,وَلاَتُوهِنَّابِاْلاِقْتَارِ , فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَخَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ اَعْطَانَاوَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَاوَاَنْتَ مِنْ وَرَاءِذَلِكَ كُلِّهِ اَهْلُ اْلعَطَاءِ وَاْلمَنْعِ . اَللَّهُمَّ كَمَاصُنْتَ وُجْوُ هَنَاعَنِ السُّجُوْدِاِلاَّلَكَ فَصُنَّاعَنِ اْلحاَجَةِاِلاَّاِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ , يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (ثلاثا) اَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ Artinya: "Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan, sehingga kami harus mencari rizki dari para pencari rizki-Mu, dan minta dikasihani oleh manusia ciptaan-Mu yang berbudi buruk dan sibuk memuji orang yang memberi kami dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi. Ya Allah, sebagaimana Engkau menjaga wajah kami dari sujud kecuali kepada-Mu, maka jagalah kami dari keperluan selain kepada-Mu, dengan kedermawanan-Mu, kemurahan-Mu, dan karunia-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara semua penyayang. Cukupkanlah kami dengan karunia-Mu dari siapa pun selain Engkau. Semoga Allah merahmati junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya dan para sahabatnya, juga semoga Allah memberi keselamatan."
-
Bacaan doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) setelah membaca surat Al-Waqiah لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya."
-
Bacaan doa 1000 Dinar (QS. At-Talaq 2-3) setelah membaca surat Al-Waqiah وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا Artinya: "Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu."
-
Bacaan sholawat Jibril pendek صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmatNya kepada Nabi Muhammad. Semoga Allah SWT memberikan shalawat dan salam kepadanya."

Penutup
Dengan membaca surat Al-Waqiah dan doa setelahnya, kita bisa memperoleh berbagai manfaat spiritual dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, doa-doa ini juga menjadi bentuk ibadah yang dapat meningkatkan kedekatan kita dengan Allah SWT. Semoga Allah SWT merahmati dan memberkahi segala usaha kita.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar