
Donasi Tahun Baru 2026 untuk Korban Bencana di Sumatra dan Wilayah Lain
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan kegiatan pengumpulan donasi di sejumlah titik pusat perayaan malam tahun baru 2026. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu korban bencana yang terdampak di wilayah Sumatra dan daerah lainnya di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama perayaan Tahun Baru, yang dihadiri oleh masyarakat Jakarta.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa hingga Kamis (1/1/2026) pukul 01.30 WIB, total donasi yang terkumpul mencapai Rp 3,6 miliar. Donasi tersebut berasal dari partisipasi aktif masyarakat yang hadir dalam rangkaian acara perayaan Tahun Baru 2026.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh masyarakat Jakarta," ujar Pramono Anung dalam laman resmi Pemprov DKI.
Setiap rangkaian acara Tahun Baru 2026 di berbagai titik di Jakarta diawali dengan doa bersama yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Doa ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta wilayah lainnya.
Selain itu, beberapa penampilan musik juga disesuaikan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di daerah yang terdampak.
Kontribusi dari Ancol
Selain donasi masyarakat, Pemprov DKI juga menyumbangkan 10 persen pendapatan Ancol pada Rabu (31/12/2025) untuk kepentingan kemanusiaan. Kontribusi dari Ancol digabungkan dalam total donasi yang telah terkumpul.
"Kontribusi ini akan digunakan untuk keperluan bantuan kemanusiaan," ujarnya.
Kerja Sama dengan Baznas
Untuk memastikan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan akuntabel, Pemprov DKI menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Mekanisme kerja sama ini sudah digunakan beberapa kali sebelumnya.
"Beberapa waktu lalu kami telah memberangkatkan dua unit instalasi air dan sepuluh truk tangki air untuk membantu wilayah terdampak," kata Pramono Anung.
Pramono juga mengapresiasi respons masyarakat yang sangat baik selama perayaan Tahun Baru 2026. Ia menilai bahwa dukungan publik mencerminkan empati dan kedewasaan masyarakat Jakarta yang plural.
Keamanan dan Transportasi Selama Perayaan
Hingga akhirnya, seluruh rangkaian acara malam Tahun Baru berakhir pada Kamis pukul 01.00 WIB. Pemerintah tetap menyiagakan layanan transportasi publik hingga pukul 02.00 WIB. Beberapa koridor Transjakarta beroperasi 24 jam guna memastikan warga dapat pulang dengan aman.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar