
Sosok Dono Kasino Indro, Anggota DPRD Lombok Tengah yang Aktif dan Dekat dengan Masyarakat
Dono Kasino Indro, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah, dikenal sebagai wakil rakyat yang sangat dekat dengan masyarakat. Ia aktif turun langsung ke desa untuk menyerap aspirasi, terutama mengenai infrastruktur dan pertanian. Latar belakangnya yang sederhana sebagai anak petani membuatnya memiliki empati tinggi terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Salah satu program yang ia jalankan adalah Jumat Menyapa, sebuah inisiatif untuk berdialog langsung dengan warga. Dono juga vokal dalam memperjuangkan layanan kesehatan di desa, termasuk pemerataan tenaga medis dan peningkatan fasilitas puskesmas.
Pengangkatan Melalui Pergantian Antar Waktu
Dono Kasino Indro resmi dilantik sebagai anggota DPRD Lombok Tengah melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Ia menggantikan Mahrup dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tersandung kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2021–2022.
Pengangkatan Dono ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 100-3-3.1-480 Tahun 2025 dan menjadi dasar pelaksanaan pengucapan sumpah jabatan. Sekretaris DPRD Lombok Tengah, Suhadi Kana, membacakan keputusan tersebut dalam paripurna.
Nama yang Viral dan Berkah
Nama Dono Kasino Indro menjadi viral setelah pendaftaran bacaleg di KPU pada Minggu (14/5/2023), karena identik dengan trio komedian legendaris Warkop DKI: Dono, Kasino, dan Indro. Namun bagi Dono, nama tersebut bukan beban, melainkan berkah. “Nama ini tidak pernah membuat saya menjadi bahan olokan. Justru banyak orang yang penasaran,” ujarnya.
Asal usul nama Dono diberikan oleh orang tuanya. Tambahan “Kasino Indro” justru datang dari gurunya saat ia masuk SD. “Memang orang tua yang memberikan nama Dono. Sebenarnya yang melengkapi jadi Dono Kasino Indro adalah guru saya saat masuk SDN Serenang,” ungkapnya.
Komitmen Terhadap Aspirasi Warga
Sebagai putra asli Desa Mertak, Dono menegaskan kesiapannya memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya warga lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Ia berharap keberadaannya di parlemen dapat menjadi pintu penyampaian kebutuhan masyarakat daerah tersebut.
“Desa Mertak masuk desa lingkar KEK Mandalika. Saya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama di wilayah ini,” tegasnya.
Perjalanan Politik yang Tidak Terduga
DKI mengakui bahwa perjalanan politiknya terbilang tidak terduga. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah memiliki cita-cita awal untuk menjadi anggota DPRD, bahkan sebelumnya tidak pernah menginjakkan kaki di kantor DPRD Lombok Tengah itu.
“Karena kita kan sebagai masyarakat biasa yang dari strata bawah, tapi mungkin takdir yang memanggil kita, akhirnya kita coba untuk mendaftar jadi Caleg DPRD Kabupaten Lombok Tengah melalui Partai PKS, dan alhamdulillah sampailah pada titik ini (terpilih melalui jalur PAW),” jelasnya.
Fokus Utama Pasca Pelantikan
Pasca pelantikan, DKI menyatakan fokus utamanya adalah menerima dan meresapi aspirasi masyarakat. Meski sempat merasa kecewa karena proses yang tidak mudah, ia menyatakan bahwa semangatnya kini justru lebih kuat lagi setelah diberi kesempatan.
“Ya tentu sekali kita harus lebih semangat lagi,” tegas DKI.
Mengenai program kerja, Dapil Pujut - Praya Timur yang berada di wilayah pinggir selatan Kabupaten Lombok Tengah memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan. Program utama yang disorotinya meliputi Bidang Pertanian, Bidang Kelautan, dan juga Bidang Pariwisata.
DKI berjanji akan membenahi sektor-sektor tersebut. Namun, ia juga mengakui adanya kendala teknis terkait langkah awal, terutama soal anggaran.
“Karena sekarang kan kita belum tahu apakah kita dapat anggaran atau enggak, jadi kita masih bingung untuk ke depannya untuk tahun 2026,” ujarnya.
Ia menekankan, ia tidak pernah menjanjikan program secara langsung kepada masyarakat saat kampanye. “Meski begitu saya meyakini bahwa pemenuhan kebutuhan dan aspirasi masyarakat akan dilakukan melalui mekanisme resmi dewan, seperti reses dan lainnya nanti,” pungkas DKI.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar