DPP IKM Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumbar Rp 537 Juta

DPP IKM Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumbar Rp 537 Juta

Bantuan Kemanusiaan dari Ikatan Keluarga Minang untuk Korban Banjir di Sumatera Barat

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), khususnya di Kota Padang. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Jumat, 12 Desember 2023, sebagai bentuk kepedulian perantau Minang terhadap sanak saudara di kampung halaman.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP IKM, Braditi Moulevey, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berhasil mengumpulkan dana sebesar kurang lebih Rp 537 juta dari para perantau Minang. Dana ini difokuskan untuk membantu warga di Sumatera Barat. Sementara itu, tahap kedua masih berlangsung dan saat ini hampir mencapai Rp 500 juta.

Alhamdulillah, tahap pertama kami berhasil menggalang dana kurang lebih Rp 537 juta dari perantau Minang. Dana ini kami fokuskan untuk Sumatera Barat. Sementara tahap kedua masih berjalan dan saat ini hampir mencapai Rp 500 juta, ujar Braditi Moulevey kepada wartawan.

Bantuan tahap pertama sebesar Rp 537 juta langsung didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak di Sumbar. Tim DPP IKM juga melakukan penyaluran ke beberapa daerah seperti Kabupaten Agam, Solok, dan Pesisir Selatan. Esok harinya, penyaluran akan dilanjutkan ke Pariaman, Tanah Datar, dan Lima Puluh Kota. Braditi menyatakan bahwa dalam tiga hari ini, bantuan tahap pertama dari perantau Minang bisa disalurkan langsung ke warga terdampak banjir, banjir bandang, dan longsor.

Untuk Kota Padang, DPP IKM mengalokasikan bantuan tahap awal lebih dari Rp 100 juta. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah titik terdampak, seperti Kecamatan Pauh, Sungai Sapiah, dan Batu Busuk. Jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Sebelumnya, koordinator IKM di setiap daerah diminta melakukan pendataan agar bantuan tepat sasaran.

Pasca banjir, warga kesulitan membersihkan rumah. Karena itu kami bantu gerobak, air bersih, serta peralatan pompa untuk membersihkan lumpur. Selain itu, kami juga menyalurkan sembako di beberapa titik yang masih minim bantuan, jelas Braditi.

Tidak hanya bantuan logistik, DPP IKM juga memberikan trauma healing bagi anak-anak korban bencana, khususnya di wilayah Kuranji, Kota Padang. Hal ini bertujuan untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak terdampak.

Braditi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah bentuk partisipasi dan kepedulian perantau Minang untuk sanak saudara di kampung halaman yang sedang menghadapi musibah, tutupnya.

Sementara itu, dana tahap kedua yang masih dalam proses penggalangan direncanakan tidak hanya untuk Sumbar, tetapi juga akan disalurkan kepada sanak keluarga perantau Minang terdampak bencana di provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Bentuk Bantuan yang Disalurkan

  • Logistik:
  • Gerobak untuk membantu membersihkan rumah
  • Air bersih
  • Peralatan pompa untuk membersihkan lumpur
  • Sembako di beberapa titik yang masih minim bantuan

  • Trauma Healing:

  • Program khusus untuk anak-anak korban bencana, terutama di wilayah Kuranji, Kota Padang

Daftar Wilayah yang Menerima Bantuan

  • Kota Padang
  • Kecamatan Pauh
  • Sungai Sapiah
  • Batu Busuk

  • Kabupaten Agam

  • Solok
  • Pesisir Selatan

  • Lokasi Lanjutan

  • Pariaman
  • Tanah Datar
  • Lima Puluh Kota

Rencana Penyaluran Tahap Kedua

  • Wilayah yang Dituju:
  • Sumatera Barat
  • Aceh
  • Sumatera Utara

  • Tujuan:

  • Menyediakan bantuan bagi sanak keluarga perantau Minang yang terdampak bencana di luar Sumbar

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan