Drama korupsi gerbang rumah jabatan Lamtim: BL siap ungkap aktor lain sebagai mitra keadilan

Drama korupsi gerbang rumah jabatan Lamtim: BL siap ungkap aktor lain sebagai mitra keadilan

Kasus Korupsi Gerbang Rumah Jabatan Bupati Lampung Timur Memasuki Fase Baru

Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gerbang Rumah Jabatan Bupati Lampung Timur Tahun Anggaran 2022 memasuki fase baru yang semakin menarik perhatian publik. BL, salah satu tersangka utama yang disebut dekat dengan mantan Bupati Lampung Timur MDR, resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Langkah ini dinilai dapat membuka secara lebih luas keterlibatan pihak-pihak lain dalam proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp6,88 miliar tersebut. Melalui kuasa hukumnya, Nopan Shidarta SH, BL disebut telah mantap bekerja sama dengan penegak hukum untuk menyingkap dugaan praktik korupsi yang terjadi.

Menurut Nopan, keinginan kliennya untuk menjadi JC bukan tanpa alasan. BL ingin mempermudah penyidik mengurai alur kasus dan mengungkap siapa saja yang diduga turut serta dalam proyek ini. Nopan menegaskan surat pengajuan JC sudah dikirimkan sejak November 2025.

"Beliau siap membantu penyidik dan memberikan keterangan secara jelas. Kami ingin seluruh pihak yang terlibat dapat terungkap," ujar Nopan kepada awak media, Kamis (11/12/2025).

Nopan juga menegaskan bahwa BL berkomitmen membeberkan fakta sebenarnya dalam persidangan mendatang, khususnya terkait dugaan kerugian negara yang mencapai Rp3,8 miliar. Menurutnya, persidangan akan menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana peran setiap pihak dalam kasus ini.

"Kami tidak ingin ribut di luar persidangan. Semuanya akan dibuktikan nanti, termasuk siapa saja yang berperan. Saat ini, sepenuhnya masih menjadi kewenangan penyidik," tambahnya.

Terkait dasar hukum pengajuan Justice Collaborator, Nopan menjelaskan bahwa aturan dalam UU Perlindungan Saksi dan Korban yang telah diperbarui memberikan ruang bagi tersangka, terdakwa, atau terpidana untuk menjadi saksi pelaku demi mengungkap tindak pidana yang lebih besar.

Ia juga menegaskan bahwa BL telah mempersiapkan diri sepenuhnya untuk bersikap transparan dan memberikan kesaksian tanpa menutupi apa pun. Proses persidangan menjadi tempat seluruh fakta dibuka secara terang dan menyeluruh.

Penyidikan Terus Berlangsung

Sementara itu, penyidik terus memeriksa sejumlah saksi dari berbagai pihak untuk memastikan apakah terdapat pelaku lain yang memiliki peran dalam perkara tersebut. Publik menunggu perkembangan penyidikan ini, terutama mengingat BL dinilai memiliki posisi strategis dalam konstruksi perkara.

Dalam berkas penyidikan, BL disebut pernah diminta MDR untuk mengambil dan mengantarkan sejumlah uang kepada pihak tertentu. Namun BL mengaku tidak mengetahui makna maupun tujuan sebenarnya dari uang tersebut. Detail inilah yang diharapkan dapat terungkap lebih lengkap dalam sidang mendatang.

Dugaan Korupsi di Lampung Timur

Kasus ini menambah deretan panjang dugaan korupsi yang menyeret pejabat daerah di Lampung Timur. Dengan BL mengajukan diri sebagai Justice Collaborator, publik kini menaruh harapan agar keseluruhan jaringan dan aliran dana dapat tersingkap tanpa ada yang ditutupi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan