Dua Calon Haji Banjar Lunasi Biaya Ibadah Haji

Dua Calon Haji Banjar Lunasi Biaya Ibadah Haji

Proses Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026

Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026 tahap pertama sedang berlangsung. Tahapan ini dibuka pada 24 November 2025 dan akan berakhir pada 23 Desember 2025. Proses ini ditujukan untuk calon haji (calhaj) reguler yang tertunda keberangkatannya pada tahun 2025, calhaj yang masuk dalam alokasi kuota keberangkatan 2026, serta calhaj prioritas seperti lansia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Eddy Khairani menjelaskan bahwa sebelum melakukan pembayaran, calhaj diwajibkan untuk melakukan medical check-up (MCU). Hasil MCU harus dibawa ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Jika dinyatakan layak (Istitaah), baru bisa dilakukan pelunasan.

Untuk mengetahui siapa saja yang berhak melakukan pelunasan, daftarnya sudah tersedia di kantor Kemenhaj kabupaten/kota. Menurut Eddy, Kemenhaj kabupaten/kota pasti telah menghubungi jemaah yang berhak lunas. Bahkan di beberapa kantor Kemenhaj, sudah ada grup WhatsApp yang digunakan untuk komunikasi dengan jemaah.

Untuk Embarkasi Banjarmasin, yang melayani jemaah dari Kalsel dan Kalteng, biaya Bipih yang harus dilunasi adalah sebesar Rp 55.538.922. Uang tersebut mencakup biaya penerbangan, akomodasi di Makkah dan Madinah, serta biaya hidup selama masa ibadah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Banjar, Erfan Maulana menyampaikan bahwa hingga Jumat (5/12/2025) hanya dua calhaj yang telah melakukan pelunasan. Proses pelunasan saat ini dilakukan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banjar karena Kemenhaj belum memiliki kantor sendiri.

Mengenai status kesehatan, sebagian jemaah telah melakukan pemeriksaan di Puskesmas dan Labkesda Banjar sejak 6 November. Namun hasilnya belum keluar. “Kami sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan Banjar dan dijanjikan selesai minggu depan,” ujar Erfan.

Menurutnya, saat ini tidak ada kendala prosedural. Dukungan teknis dari pemerintah kabupaten masih akan dibahas. Namun kemungkinan besar sama dengan tahun sebelumnya, yaitu jemaah disediakan angkutan bus ke Asrama Haji Banjarbaru.

Di Kabupaten Tanahbumbu, urusan haji masih ditangani oleh Kemenag. Kepala Kemenag Tanbu, Abdul Hadi menyatakan bahwa baru ada dua calhaj yang melakukan pelunasan dan pemeriksaan kesehatan. “Alhamdulillah tahun ini kami dibantu pemkab dengan melakukan pengecekan kesehatan gratis,” katanya. Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan pendamping calhaj lansia.

Kabag Kesra Setdakab Tanbu, Muhammad Zaki Yamani, Minggu (7/12/2025), membenarkan bahwa pemkab memberikan dukungan lebih dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Bus menuju asrama haji juga disediakan.

Angkutan jemaah ke asrama juga kembali disediakan Pemkab Tapin. Mengenai jumlah bus yang disediakan, Kabag Kesra Setdakab Tapin, H Zahidi Khaitami, Minggu, mengatakan pihaknya menunggu kepastian jumlah jemaah. Sementara ini berdasarkan data sementara, tercatat 272 calhaj. “Jumlahnya belum fix jadi kami belum bisa memperhitungkan fasilitas transportasi yang diberikan,” ujarnya.

Ia menyampaikan rapat koordinasi bersama pengurus haji Tapin untuk membahas teknis pelayanan dan dukungan pemkab akan dijadwalkan setelah Ramadan.

Sementara untuk pemeriksaan kesehatan calhaj, Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Noor Ifansyah menjelaskan bahwa pemeriksaan telah berjalan dua tahap. Tahap 1 dilaksanakan pada 28 Oktober-3 November 2025 dengan jumlah 113 orang. Untuk tahap 2 digelar pada 2-11 Desember 2025, dengan 137 calhaj. Seluruh pemeriksaan dilaksanakan di RSUD Datu Sanggul Rantau.

“Hasilnya kemudian dibawa ke Puskesmas. Kalau perlu tindak lanjut, ditangani Puskesmas, dan datanya diinput lewat Puskesmas,” jelasnya.

Ada enam Puskesmas yang menangani tindak lanjut kesehatan calhaj yaitu Tapin Utara, Binuang, Banua Padang, Baringin, Lokpaikat, dan Tambarangan.

“Data tersebut diinput di Siskohaj. Jadi itu sudah data status kesehatan jamaah,” tambahnya.

Setelah pemeriksaan kesehatan selesai, Dinkes Tapin menunggu finalisasi data keberangkatan dari Kemenag atau Kemenhaj sebelum masuk tahapan pembinaan lanjutan bagi calon jemaah haji 2026.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan