
Rute Trans Jateng Masih Berjuang untuk Sampai ke Blora
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus berupaya agar rute Trans Jateng bisa sampai ke wilayahnya. Hal ini dilakukan karena penggunaan angkutan umum seperti Trans Jateng dianggap memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Dinrumkimhub Blora, Sunyoto mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan usulan penambahan rute Trans Jateng hingga ke Blora. Usulan tersebut ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun sayangnya, upaya tersebut belum berhasil.
"Kami sudah beberapa kali mengusulkan agar Trans Jateng sampai ke Blora. Yang pertama itu, Maret 2025, kami sudah mengajukan surat permohonan untuk bus Trans Jateng agar bisa ditarik dari Godong sampai ke Blora. Karena ada batasan maksimal adalah 50 kilometer untuk Trans Jateng itu kita usahakan sampai ke Kunduran dulu," jelasnya.
Usulan pertama tersebut tidak disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Alasannya, rute dari Godong ke Blora tidak masuk dalam wilayah pengembangan pembangunan Kedungsepur. Wilayah yang dikembangkan adalah Banglor (Rembang-Blora). Oleh karena itu, secara normatif, sulit bagi Blora untuk mendapatkan rute Trans Jateng.
Meski begitu, pihaknya tidak putus asa. Dinrumkimhub Blora kembali mengajukan usulan kedua pada bulan Oktober 2025. Hal ini dilakukan setelah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyatakan bahwa rute Trans Jateng berpotensi ditarik sampai ke Blora.
"Yang kedua, kami mengajukan lagi itu bulan Oktober 2025. Di mana saat itu Pak Gubernur berkunjung ke Blora dalam rangka pameran inovasi yang di Kridosono, kemudian dari media menanyakan Pak Gubernur untuk Transjateng apakah bisa ke Blora. Dijawab Pak Gubernur bisa."
Setelah pengajuan tersebut, pihak provinsi memberikan respons positif. Namun, sampai akhir Desember 2025, belum ada kabar baik terkait realisasi rute Trans Jateng ke Blora.
"Sampai dengan sekarang kita belum tahu realisasinya, tapi akan kita segera tanyakan lagi kepastiannya apakah bisa segera direalisasikan atau tidak," ujarnya.
Sunyoto menegaskan bahwa jika Trans Jateng bisa sampai ke Blora, akan banyak manfaatnya bagi masyarakat. Antara lain, meningkatkan akses transportasi umum, mengurangi pengguna kendaraan pribadi seperti sepeda motor, dan mengurangi kasus lakalantas.
Menurut Sunyoto, warga Blora banyak yang bekerja di Grobogan. Selain itu, di Blora juga banyak sekolah dan rumah sakit. Jika Trans Jateng hadir, maka akan sangat bermanfaat bagi warga Blora.
"Berdasarkan kajian untuk daerah Blora itu banyak sekali sekolahan-sekolahan, banyak warga Blora yang bekerja di Grobogan, sehingga Trans Jateng ini sangat dibutuhkan," paparnya.
Potensi Manfaat Trans Jateng untuk Blora
Berikut adalah beberapa manfaat yang akan dirasakan masyarakat Blora jika rute Trans Jateng bisa sampai ke sana:
- Meningkatkan akses transportasi umum
- Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi
- Menurunkan angka kecelakaan lalu lintas
- Mempermudah perjalanan pendidikan dan kesehatan
- Mendorong pengembangan ekonomi lokal
Dengan adanya Trans Jateng, masyarakat Blora akan lebih mudah mengakses berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di wilayah sekitar. Selain itu, transportasi yang lebih terjangkau dan nyaman akan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berpergian tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar