Dua Korban Kebakaran Terra Drone Ternyata Magang


JAKARTA, berita
Polisi telah merilis data mengenai 22 korban meninggal dunia akibat kebakaran di kantor PT Terra Drone yang terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang merupakan karyawan tetap dari perusahaan tersebut. Sementara dua korban lainnya adalah karyawan magang.

Kebakaran di kantor PT Terra Drone pertama kali diketahui pada pukul 12.43 WIB pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Informasi ini disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat pada Jumat, 12 Desember 2025. Data yang diberikan menjelaskan bahwa para korban meninggal terdiri dari berbagai posisi, mulai dari staf hingga manajer.

Berikut adalah daftar lengkap 22 korban yang meninggal dalam kebakaran tersebut:

  1. Emelia Salim Tan (manajer finance & accounting)
  2. Ninda (project manager)
  3. Syaiful Fajar (senior data processing)
  4. Chintia Leni Novaressa (project koordinator)
  5. Nazaellya Tsabita Nurazisha (admin tax)
  6. Muhd Ikhsanul Mirja (drone engineer)
  7. Pariyem (assistant project coordinator)
  8. Rosdiana (assistant project coordinator)
  9. Yoga Valide Yasser (assistant project coordinator)
  10. Tasya Larasati Ramadhani (finance officer)
  11. Novia Nurwana (assistant project coordinator)
  12. Della Yohana Simanjuntak (admin HR & finance)
  13. Sendy Wijaya (senior accounting)
  14. Assyifa Mulandar (project support admin)
  15. Muhammad Ariel Budiman (project support admin)
  16. Chandra Fajriati Khasanah (finance officer)
  17. Siti Sa'adah Wahyuningsih (finance officer)
  18. Ervina (finance admin)
  19. Rayhansyah Pinago Sipahutar (project support)
  20. Muchamad Apriyana (accountable manager)
  21. Rufaidha Lathii Furissa (karyawan magang)
  22. Athiniyah Isnanini Rasyidah (karyawan magang)

Korban yang meninggal dalam kejadian ini mencerminkan keragaman jabatan dan tingkat pengalaman di dalam perusahaan. Beberapa di antaranya memiliki peran penting dalam operasional bisnis, seperti manajer, project manager, dan engineer. Sementara itu, dua korban lainnya adalah karyawan magang yang baru saja memulai karier mereka di perusahaan tersebut.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat luas. Sejumlah pihak juga menyampaikan belasungkawa melalui media sosial dan komunitas lokal.

Kebakaran di kantor PT Terra Drone menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat, yang saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Investigasi dilakukan dengan melibatkan berbagai lembaga terkait, termasuk pihak kepolisian dan dinas pemadam kebakaran.

Hingga saat ini, masih ada beberapa hal yang belum sepenuhnya jelas, seperti kondisi bangunan sebelum kebakaran dan prosedur keselamatan yang diterapkan. Namun, pihak perusahaan telah menyatakan siap bekerja sama dengan lembaga yang bertanggung jawab untuk menemukan fakta-fakta terkait insiden ini.

Selain itu, banyak pihak juga mengingatkan pentingnya kesadaran akan keselamatan kerja dan keamanan gedung, terutama di tempat-tempat yang memiliki risiko tinggi seperti kantor perusahaan teknologi atau industri lainnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan