Dua Rekan Tewas, 100 Penagih Utang Balas Dendam Bakar 9 Kios dan 6 Motor

Dua Rekan Tewas, 100 Penagih Utang Balas Dendam Bakar 9 Kios dan 6 Motor

Aksi Debt Collector yang Mengamuk di Jakarta Selatan

Pada Kamis malam, (11/12/2025), terjadi aksi besar-besaran oleh sekitar 100 orang debt collector di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Aksi ini berawal dari tewasnya dua rekan mereka setelah dikeroyok. Akibatnya, massa tersebut melakukan perusakan dan pembakaran terhadap sejumlah bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa yang Memicu Aksi Balas Dendam

Dilaporkan bahwa dua debt collector, yang memiliki inisial MET dan NAT, menjadi korban pengeroyokan. Salah satu dari mereka meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) sementara yang lain meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Kejadian ini memicu reaksi dari rekan-rekan korban yang datang dalam jumlah besar, mencapai 80 hingga 100 orang.

Mereka kemudian melakukan perusakan dan pembakaran terhadap 9 kios, 6 sepeda motor, dan 1 mobil di sekitar TKP. Aksi ini terjadi di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Respons dari Pihak Berwajib

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengantisipasi adanya aksi balas dendam. Namun, jumlah massa yang tiba-tiba datang membuat situasi sulit dikendalikan. Ia menegaskan bahwa tidak ada penembakan yang terjadi, melainkan murni pengeroyokan.

"Kami sudah mengantisipasi hal ini, namun kekuatan yang tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang itu merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini," ujar Kombes Nicolas.

Polisi juga menyatakan bahwa kasus ini ditangani sebagai dua perkara sekaligus, yaitu pengeroyokan dan perusakan fasilitas warga. Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengungkap pelaku pengeroyokan dan perusakan yang terjadi di sekitar TKP.

Upaya Pemadaman Api

Sebanyak 49 petugas pemadam kebakaran (damkar) dan 8 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang muncul akibat pembakaran. Anggota TNI dan Polri juga turut mengawal proses pemadaman hingga Jumat pagi, (12/12/2025).

"Terdapat 8 unit berikut kendaraan pendukung dan 49 personel yang kita kerahkan. Total ada 9 kios, enam motor, dan 1 mobil yang terbakar. Proses pemadaman berlangsung dengan pengawalan TNI dan Polri," kata Poengky, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan.

Situasi Terkini

Saat ini, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman. Pihak kepolisian masih mengumpulkan berbagai barang bukti, termasuk rekaman CCTV, untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut. Kombes Nicolas juga menegaskan bahwa semua proses masih dalam penyelidikan.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan