Dua Truk Ringsek Usai Tabrakan di Sampang, Diduga Akibat Sopir Mengantuk

Dua Truk Ringsek Usai Tabrakan di Sampang, Diduga Akibat Sopir Mengantuk

Kecelakaan Maut di Sampang, Dua Truk Bertabrakan Akibat Pengemudi Mengantuk

Pada hari Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk di Jalan Raya Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang. Kecelakaan ini diduga disebabkan oleh pengemudi yang sedang mengantuk, sehingga menyebabkan kendaraan oleng dan masuk ke jalur berlawanan.

Kedua truk yang terlibat dalam kejadian tersebut adalah truk engkel bernomor polisi L 9120 VV dan truk lainnya dengan nomor polisi M 8471 UH. Truk engkel dikemudikan oleh Mahmudi (36), warga Surabaya, yang saat kejadian membawa seorang penumpang bernama Imam (32). Sementara itu, truk lainnya dikemudikan oleh Bunawi (47), warga Kabupaten Sumenep.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk engkel melaju dari arah timur menuju barat. Diduga kuat, pengemudi sedang dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan oleng dan masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, truk lainnya melaju dari arah berlawanan, sehingga tidak sempat menghindar dan akhirnya terjadi benturan keras.

"Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi tidak sempat menghindar dan tabrakan pun tidak dapat dihindari," kata Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, Minggu (4/1/2026).

Akibat benturan yang cukup keras tersebut, pengemudi dan penumpang truk engkel mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Sampang. Sedangkan pengemudi truk lainnya dirawat di Puskesmas Camplong. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kerugian Materiil Akibat Kecelakaan

Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan dengan total kerugian mencapai jutaan rupiah. Menurut informasi dari AKP Eko, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sampang yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Penanganan di lokasi dilakukan dengan cepat agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Faktor Penyebab Kecelakaan

Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan ini diduga dipicu oleh faktor kesiapan pengemudi. Pengemudi truk engkel diduga dalam kondisi mengantuk, sehingga kurang waspada saat berkendara. Hal ini memperlihatkan pentingnya kesadaran pengemudi untuk menjaga kesehatan dan kesiapan mental saat berkendara, terutama di jalur yang rawan kecelakaan.

Selain itu, kondisi jalan dan cuaca juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Meskipun dalam kejadian ini tidak disebutkan adanya gangguan cuaca, namun kondisi jalan yang gelap atau minim penerangan bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Upaya Pencegahan Kecelakaan

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, diperlukan langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif. Salah satunya adalah sosialisasi kepada para pengemudi tentang pentingnya istirahat yang cukup dan menjaga konsentrasi selama berkendara. Selain itu, pemerintah setempat juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalan dan fasilitas penerangan di area rawan kecelakaan.

Selain itu, perlu adanya penegakan hukum terhadap pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas, seperti kelebihan kecepatan atau penggunaan alat elektronik saat berkendara. Dengan demikian, kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas bisa meningkat secara signifikan.

Kesimpulan

Kecelakaan di Sampang ini menjadi peringatan bagi semua pengemudi bahwa keselamatan berkendara adalah prioritas utama. Dengan kesadaran dan tanggung jawab yang baik, risiko kecelakaan bisa diminimalkan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat luas, khususnya para pengemudi truk dan kendaraan besar lainnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan