
Elon Musk Menjadi Orang Terkaya di Dunia dengan Kekayaan 726,3 Miliar Dollar AS
Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, menutup tahun 2025 dengan nilai kekayaan bersih mencapai 726,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 12.144 triliun. Angka ini menempatkan Musk sebagai orang terkaya di dunia, bahkan kekayaannya melampaui PDB beberapa negara dan valuasi perusahaan raksasa.
Dalam data yang dirilis oleh Forbes, kekayaan Musk setara dengan ekonomi terbesar ke-23 dunia. Jika dibandingkan dengan PDB negara-negara, kekayaan Musk melebihi PDB Belgia yang mencapai 716 miliar dollar AS (sekitar Rp 11.973 triliun). Selain itu, harta Musk juga lebih besar dari PDB Irlandia (708 miliar dollar AS), Argentina (683 miliar dollar AS), dan Swedia (662 miliar dollar AS).
PDB atau Produk Domestik Bruto merupakan indikator utama untuk mengukur ukuran aktivitas ekonomi suatu negara. Meskipun tidak secara langsung menggambarkan kekayaan, PDB sering digunakan sebagai acuan untuk membandingkan skala ekonomi antarnegara.
Selain itu, kekayaan Elon Musk juga melampaui valuasi pasar sejumlah perusahaan papan atas dunia. Misalnya, kekayaan Musk lebih besar dari Oracle yang bernilai sekitar 560 miliar dollar AS (sekitar Rp 9.364,5 triliun) dan Johnson & Johnson dengan valuasi 498,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 8.337,7 triliun). Bahkan, harta Musk juga lebih besar dari konglomerasi barang mewah LVMH milik Bernard Arnault yang bernilai sekitar 375,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 6.285,9 triliun).
Lonjakan Kekayaan dalam Lima Tahun Terakhir
Lonjakan kekayaan Elon Musk dalam lima tahun terakhir terbilang ekstrem. Pada Maret 2020, total hartanya masih berada di kisaran 24,6 miliar dollar AS. Sejak saat itu, valuasinya melesat cepat seiring reli saham Tesla dan pertumbuhan bisnis SpaceX. Hal ini mengantarkan Musk menjadi orang kelima di dunia yang menembus kekayaan 100 miliar dollar AS pada Agustus 2020.
Tak lama berselang, Musk untuk pertama kalinya menyandang status orang terkaya di dunia pada Januari 2021, dengan total kekayaan hampir 190 miliar dollar AS. Pada September 2021, ia kembali mencetak rekor dengan menjadi orang ketiga di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 200 miliar dollar AS, setelah Jeff Bezos dari Amazon dan Bernard Arnault dari LVMH.
Kenaikan tersebut belum berhenti. Musk menembus angka 300 miliar dollar AS pada November 2021, lalu melampaui 400 miliar dollar AS pada Desember 2024. Pada Oktober 2025, Musk menjadi orang pertama yang mencapai valuasi kekayaan 500 miliar dollar AS, disusul tembus 600 miliar dollar AS di awal Desember, dan melewati 700 miliar dollar AS hanya dalam hitungan hari.
Faktor Pendongkrak Kekayaan Musk
Salah satu pendongkrak utama lonjakan kekayaan Musk ini datang dari SpaceX. Perusahaan antariksa tersebut meluncurkan tender offer yang menilai SpaceX di angka 800 miliar dollar AS, melonjak dua kali lipat dari valuasi sekitar 400 miliar dollar AS pada Agustus lalu. Langkah ini saja disebut menambah kekayaan Musk sekitar 168 miliar dollar AS.
Selain itu, Mahkamah Agung Delaware membatalkan putusan pengadilan tingkat bawah yang sebelumnya membatalkan paket kompensasi saham Tesla milik Musk. Keputusan ini mengembalikan nilai opsi saham Musk yang diperkirakan mencapai 139 miliar dollar AS, dan langsung mendongkrak total kekayaannya.
Prediksi Kekayaan yang Terus Bertambah
Kekayaan Musk diprediksi masih akan terus bertambah. Bahkan, pemilik X (dulu Twitter) ini disebut sudah berada di jalur untuk menjadi "triliuner" pertama di dunia alias manusia pertama dengan total net worth 1 triliun dollar AS.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar