Empat Orang Tewas dalam Mobil di Tol Pejagan-Pemalang, Misteri Menanti Hasil Autopsi

Empat Orang Tewas dalam Mobil di Tol Pejagan-Pemalang, Misteri Menanti Hasil Autopsi

Misteri Kematian Empat Orang di Dalam Mobil Tol Pejagan-Pemalang

Kasus kematian empat orang yang ditemukan dalam mobil di Tol Pejagan-Pemalang masih menjadi misteri. Hingga saat ini, penyebab kematian mereka belum dapat diketahui secara pasti karena masih menunggu hasil resmi dari autopsi dan tes toksikologi. Polisi juga mengklaim tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan TKP

Menurut informasi yang diperoleh, keempat korban adalah satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, seorang anak, dan satu saudara. Mereka merupakan warga Pacitan, Jawa Timur. Jenazah keempatnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeselo Kabupaten Tegal untuk dilakukan autopsi.

Saat ditemukan, mobil Toyota Kijang Kapsul berwarna silver dengan nomor polisi B 1973 KVA dalam kondisi mesin mati, bensin habis, dan AC hidup. Kaca mobil juga dalam kondisi tertutup sepenuhnya. Menurut Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, mobil tersebut merupakan mobil pribadi korban dan diduga telah meninggal selama tujuh jam sebelum ditemukan.

Hasil Sementara dari Pemeriksaan Fisik

Dari hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh keempat korban. Meski begitu, penyebab kematian masih belum bisa dipastikan hingga hasil autopsi dan tes toksikologi resmi keluar.

"Kami tidak bisa menyampaikan informasi lebih lanjut sebelum hasil resmi dari tim dokter dan laboratorium forensik," ujar AKBP Bayu.

Perjalanan Pulang dan Kejadian Sebelumnya

Berdasarkan informasi dari keluarga, keempat korban dalam perjalanan pulang dari Bekasi ke Pacitan. Saat perjalanan, mobil sempat berhenti di KM 250 wilayah Brebes. Petugas tol yang datang bersama tim kesehatan menemukan istri dari pengemudi dalam kondisi pingsan.

Petugas menawarkan bantuan medis, namun suami korban menolak. Akhirnya, dibuatkan surat pernyataan mengenai penolakan tindakan medis. Barang-barang pribadi korban sudah dibawa oleh pihak keluarga, sedangkan makanan dan barang lain masih tersimpan di mobil untuk diuji oleh tim forensik.

Informasi Tambahan dari RSUD dr Soeselo

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr Soeselo, dokter Teguh Sukma Wibowo, menjelaskan bahwa proses autopsi kepada keempat korban berlangsung pada Kamis, pukul 17.00-23.00 WIB. Meskipun tidak ada tanda kekerasan, ada indikasi kematian akibat mati lemas yang mengarah pada keracunan gas.

Namun, hasil pastinya masih menunggu dari tim laboratorium forensik. "Untuk hasil resmi, kami masih menunggu laporan dari laboratorium," tambah dokter Teguh.

Identitas Korban

Berikut adalah identitas keempat orang yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil:

  • IW (39) Laki-laki, wiraswasta. Alamat: Jalan Melati Raya Blok CF 2/58, Desa Jatisari, Kota Bekasi.
  • PRW (40) Laki-laki, wiraswasta. Alamat: Dare RT 02 RW 07, Desa Bubakan, Kabupaten Pacitan.
  • WY (38) Perempuan, ibu rumah tangga. Alamat: Jalan Melati Raya Blok CF2/58, Desa Jatisari, Kota Bekasi.
  • MATW (8) Anak-anak.

Jenazah keempat korban telah dipulangkan ke rumah duka setelah proses autopsi dan dimakamkan pada Jumat (12/12/2025). Sampai saat ini, penyebab kematian mereka masih dalam penyelidikan lebih lanjut.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan